Usai Keluar Daerah, 12 PNS Diperiksa Covid

  • Whatsapp
CEK SUHU TUBUH – Tim kesehatan memeriksa suhu tubuh 12 PNS di Pemkab Beltim yang baru saja dipanggil pulang usai mengikuti Diklat di Rembang, Jawa Barat, kemarin. Mereka baru mulai diklat satu minggu lalu, dan dalam pemantauan petugas. (Foto: Ist/ Bastiar)

MANGGAR – sebanyak 12 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperiksa suhu tubuh dan kondisi kesehatannya di ruang Rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim, Selasa (17/3/20).

Seluruh PNS dari berbagai OPD berbeda tersebut diperiksa, karena baru saja dipulangkan saat tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawal (PKP/ Diklat Pim IV) dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA/ Diklat Pim III) di Rembang, Provinsi Jawa Barat. Mereka baru mulai diklat sejak satu minggu lalu.

Read More

Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim, Yuspian mengatakan dari hasil pemeriksaan kondisi kesehatan, seluruh peserta diklat dalam kondisi sehat. Namun sesuai standard operasional prosedur (SOP) antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) seluruhnya dikategorikan Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Jadi sesuai SOP sebelum mereka kembali ke rumah kita periksa dulu. Tim khusus juga akan memantau kondisi kesehatan mereka selama 14 hari. Jadi mereka diminta hanya beraktivitas di rumah,” jelas Yuspian.

Saat ini, ke 12 PNS tersebut masih tercatat sebagai peserta diklat. Metode pembelajaran jarak jauh dan e-learning akan diterapkan untuk mengganti pelajaran di kelas.

“Kepulangan mereka ke sini karena adanya Surat Himbauan Presiden dan Surat Edaran Gubernur, baik Jawa Barat maupun Kepulauan Bangka Belitung. Mereka tidak perlu ke kantor mengingat saat ini masih tetap ikut diklat, cuman belajarnya di rumah,” kata Yuspian.

Bukan hanya diklat, BKPSDM di seluruh Indonesia juga akan menunda proses seleksi CPNS. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dan Ujian Sertifikat Barang dan Jasa yang dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat ini juga dipastikan akan ditunda.

“Diundur, SKB yang dijadwalkan berlangsung pada 26 dan 27 Maret 2020 mendatang akan diundur. Banyak agenda yang akan diundur, hampir seluruh kegiatan kepegawaian yang membutuhkan pihak dari luar semuanya ditunda,” ujar Yuspian.

Related posts