URC-PGK akan Kawal Proses Hukum Kasus Pembunuhan Ayu

  • Whatsapp

 

Pelaku pembunuhan Ayu saat tiba di Polres Pangkalpinang, Sabtu (21/11) .

 

Read More

RAKYATPOS.COM,PANGKALPINANG – Kasus pembunuhan terhadap ojol perempuan bernama Ayu Carla (29) yang dilakukan Abdullah Yahya (32), menjadi duka bagi keluarga besar Unit Reaksi Cepat – Driver Online Pangkalpinang (URC-PGK). Secara khusus, organisasi lintas komunitas ojol akan mengawal dan memonitoring proses pelaku kejahatan keji tersebut.

“Saya kenal almarhum Ayu, orangnya ceria, lama tak terlihat alih alih dapat kabar jadi korban pembunuhan, dan ini melukai Saya yang sama-sama cari penghasilan lewal Ojol,” kata Kamtibmas URC-PGK Yoyok Yulizar kepada Rakyat Pos, Minggu (29/11).

Menurutnya, meski sampai saat ini belum ada pergerakan dari kawan-kawan sesama Ojol, perkembangan kasus pembunuhan yang menimpa Ayu menjadi perhatian komunitas Ojol. Beragam informasi tetap menjadi pantauan, sampai sejauh mana perkembangan kasus dan hukuman yang akan diterima pelaku pembunuhan yang dinilainya sudah diluar kewajaran sebagai manusia.

“Kita akan pantau terus perkembangan kasus Ayu, salah satunya lewat media, dan kita harap hukum setimpal pelaku sesuai dengan perbuatan kejinya,” tutur Yoyok.

Sementara itu Dewan Penasehat URC-PGK H Cak Rio, mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap pelaku yang awalnya hendak menghilangkan jejak (kabur). Ia pun berharap pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan berencana.

“Ada dua pasal berlapis yang menjerat pelaku berdasarkan informasi dari kepolisian, yakni pasal 338 KUHP dan Pasal 365 ayat 3 KUHP. Semoga berkas perkara ditangan Jaksa Penuntut Umum sesuai harapan kita bersama dengan hukuman maksimal dan ini harapan kawan-kawan Ojol yang meminta keadilan atas terbunuhnya Ayu,” kata pria pemilik warung Pecel Lele dan Lamongan di Jalan Jenderal Sudirman (samping) Honda Kota Pangkalpinang.

Seperti diwartakan sebelumnya, Ayu Clara ditemukan tewas terbujur kaku dalam sebuah karung di penginapan Oyo Dewi Residen II Kacangpedang Kelurahan Kejaksaan Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020) Sedangkan pelaku sendiri baru tertangkap oleh tim gabungan Polres Pangkalpinang, Polda Sumsel, dan Polres OKI, Kamis (19/11/2020). (rev/7)

Related posts