Update Corona di Babel: Tiga Kasus Positif, 40 PDP dan 698 ODP

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG-Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bertambah. Hingga Rabu (8/4/2020) pukul 18.30 WIB tercatat ada tiga kasus positif Corona.

Read More

Penambahan satu kasus ini setelah hasil tes laboratorium swab istri pasien nomor 1432 menyatakan positif Corona.

“Iya, benar, dari hasil swab sudah diterima dari Balai Besar Kesehatan Palembang, hasilnya positif Covid-19,” kata Ketua Sekretariat Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, Rabu (8/4/2020).

Ia menegaskan, meskipun pasien ini dinyatakan positif Corona, namun kondisi kesehatannya cukup baik, bahkan tanpa ada gejala seperti kebanyakan pasien Corona seperti batuk dan sesak nafas.

“Pasien dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala sama sekali, jadi masih tetap menjalani karantina di Gedung Diklat Babel,” ujarnya.

Dijelaskan Mikron, tim gugus tugas terkhusus tim medis di Gedung Diklat Babel akan terus memberikan nutrisi imunitas dan segala bentuk pelayanan termasuk olahraga sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan Covid-19 terhadap pasien positif ini.

“Kita lakukan sesuai prosedur, mudah-mudahan terus membaik dan hingga hasilnya nanti negatif atau sembuh,” harapnya.

Atas bertambahnya kasus positif ini, Tim gugus tugas terutama di Basel sudah memperluas tracing dan tracking keluarga dan kerabat serta yang sempat kontak dengan pasien ini, supaya dapat segera mendapat pencegahan dan pelayanan kesehatan.

“Sebelum pasien ini, tim sudah mentracking semua yang kontak dan dengan pasien 1431, dari rapid test ternyata istrinya yang positif lalu di karantina, tim saat memperluas tracking yang dekat dengan pasien ini,” jelas Mikron.

Mikron menambahkan, melihat kasus yang positif di Babel saat ini, adalah orang yang sebelumnya melakukan perjalanan dari luar daerah, maka dari itu Pemerintah Provinsi Babel mengeluarkan kebijakan pembatasan penerbangan dan masuknya warga dari luar Babel.

“Selain pembatasan penerbangan, sekarang ini juga dipasangkan gelang bagi warga yang datang ke Babel. Hal ini untuk mempermudah tracking dan pengawasan supaya wabah ini tidak menyebar di masyarakat, yang ada gelang harus jaga jarak dan karantina baik mandiri maupun karantina petugas,” tandasnya.

Sementara, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Babel, dari data yang dihimpun tim gugus tugas, bertambah dari 38 orang menjadi 40 orang, tersebar di Kota Pangkalpinang ada 7 orang, di Kabupaten Bangka 5 orang, Kabupaten Bangka Tengah 1 orang, Bangka Barat 3 orang, Bangka Selatan 5 orang, Belitung 15 orang, dan Belitung Timur 4 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) 698 orang, tersebar di Kota Pangkalpinang 160 orang, Bangka 143 orang, Bangka Tengah 104 orang, Bangka Barat 33 orang, Bangka Selatan 126, Belitung 124 dan Beltim 8 orang,” bebernya.

“Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 234 orang, terdiri dari 11 orang di Bangka, 46 orang di Bangka Selatan dan 177 orang di Belitung,” pungkasnya.(nov)

JustForex

Related posts