Tim Naga Tangkap Maling Spesialis Perumahan dan Perkantoran, Kerugian Korban Ratusan Juta

  • Whatsapp
Tersangka pencurian berikut barang bukti saat diamankan Tim Naga Polres Pangkalpinang. (foto: istimewa)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Tim Naga Polres Pangkalpinang meringkus Akron Syah alias Dion warga Desa Cambai, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (13/8/2020).

Kuli bangunan berusia 35 tahun ini ditangkap polisi lantaran terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Sebelum tertangkap, Dion menyatroni rumah milik Ellyana di Kompleks Perumahan Bangka Pos, Kecamatan Bukit Intan pada 30 Juli 2020 dan 5 Agustus 2020 lalu. Diketahui pelaku juga sempat beraksi di Gudang Kantor Gubernur Babel.

“Kami sedang melakukan pengembangan. Tidak menutup kemungkinan pencurian selama ini yang terjadi di seputaran kompleks perkantoran Air Itam dilakukan oleh tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Jumat (14/8/2020).

Baca Lainnya

Adi Putra menerangkan tersangka melakukan pencurian di rumah milik Ellyana sebanyak dua kali yang menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Pada aksi pertama, pelaku memanjat tembok bagian belakang rumah korban dan masuk dengan cara mencongkel jendela kamar menggunakan besi.

“Pelaku mengambil emas seberat 93,7 gram, 1 buah jam tangan merk Tissot, 2 jam tangan merek Al Fajer, 3 buah cincin berlian, 1 buah cincin mutiara dan 15 buah batu cincin, kerugian mencapai Rp127 juta,”terangnya.

Pelaku kemudian kembali mencuri di TKP yang sama dengan modus yang sama, kali ini pelaku mencuri 1 buah kalung kesehatan bioglas dan 2 buah cincin emas putih, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta.

“Sedangkan dua TKP lainnya gudang kantor gubernur Babel (belum ada laporan polisi) pelaku mengambil bermacam plakat dan di perumahan pejabat eselon (belum ada laporan polisi) pelaku mengambil speaker aktif merek Sharp,” kata Adi Putra.

Penadah Diringkus

Sementara itu, kepada polisi, tersangka Akron Syah alias Dion mengaku emas hasil curian seberat 97,3 gram, 3 cincin berlian dan 2 cincin emas putih sudah dijual kepada Hendri alias Ahen (32) warga Semabung Lama dengan total hasil penjualan sebesar Rp 37 juta.

Berbekal keterangan dari Dion, Tim Naga Polres Pangkalpinang yang dipimpin Aipda Rudi Kiai bergerak cepat untuk memburu Hendri yang disebut pelaku sebagai orang yang membeli hasil curian. Penangkapan pelaku tidak berjalan lancar, pihak keluarga Hendri alias Ahen menutupi keberadaan pelaku.

“Kami bawa Pak RT, kami minta keluarga kooperatif menunjukan dimana saudara Ahen,” ujar Rudi Kiai, saat menunjukan surat perintah tugas kepada pihak keluarga Ahen didampingi ketua RT 13 Semabung Lama.

Terduga penadah, Ahen saat diamankan polisi ketika bersembunyi di plafon rumah. (foto: istimewa)

Namun, apes bagi Ahen, dia ketahuan polisi ketika bersembunyi di atas plafon rumah. Langsung saja, Ahen diringkus petugas. “Maaf Pak (Polisi-red), saya sembunyi di plafon, takut, tiba-tiba kayu yang saya injak patah dan terjatuh,” ujar Ahen.

Selain mengamankan pelaku penadah barang hasil curian, juga turut diamankan barang bukti berupa 2 unit jam tangan Alfajer, 1 unit jam tangan Tissot, 3 buah batu akik, 11 batu cincin dan 1 unit jam tangan merek Omega.(ist/r2)

Related posts