Tim Gugus Tracking dengan Rapid Tes

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan didampingi Kapolres dan Kadinkes ketika menggelar jumpa pers mengumumkan pasien asal Toboali yang meninggal positif Covid-19, tadi malam. (Foto: Dedi Irawan)

PANGKALPINANG – Ketua Sekretariat Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa kepada wartawan, Selasa malam (31/3/2020), membenarkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Bangka Selatan yang meninggal di Rumah Sakit Siloam positif terjangkit virus Corona.

“Ya memang benar, setelah kami mencari informasi dan tertera juga di covid19.go.id, ada satu tambahan pasien positif yang meninggal dunia dan sempat dirawat di Rumah Sakit Siloam,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya baru mendapatkan konfirmasi dari hasil swab Kemenkes dan membenarkan bahwa pasien PDP asal Bangka Selatan yang meninggal, dinyatakan konfirmasi positif Corona.

Terhadap hal itu, Tim GTPP Covid-19 Provinsi Babel, kata Mikron akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di Bangka Selatan untuk melakukan isolasi dan menyiapkan gedung isolasi atau karantina terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan PDP yang terkait dengan pasien positif Corona itu.

Baca Lainnya

“Kami akan melakukan tracking terhadap orang-orang yang kontak terakhir dengan almarhum, termasuk keluarga dan petugas medis, dengan rapid test,” tandasnya.

Tim GTPP lanjut dia, juga terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap ODP dan PDP yang ada di kabupaten/kota ini dengan Rapid Respon Tim, dan berkomunikasi dengan tim gugus tugas di masing-masing kabupaten/kota.

Hingga tadi malam, lanjut Mikron, data ODP di Babel terus bertambah menjadi 473 orang dari sebelumnya 413 orang. Peningkatan jumlah ODP ini terbanyak di Bangka Selatan, mengingat kasus positif Corona telah ditemukan di kabupaten itu, dan diyakini pasien berinteraksi dengan banyak orang sebelum meninggal dan dinyatakan positif.

Sedangkan PDP di Babel tercatat sebanyak 27 orang. Sudah 13 PDP hasilnya negatif Covid-19, dan 13 lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan, ditambah 1 PDP yang meninggal dunia tersebut.

“Jumlah ODP di Bangka Selatan 104 orang, dengan PDP 3 orang, di Bangka Selatan ini terkonfirmasi satu kasus positif dan meninggal dunia,” kata Mikron.

Ia menambahkan, untuk di Kota Pangkalpinang, jumlah ODP tetap yakni sebanyak 95 orang, dengan jumlah PDP bertambah menjadi 6 orang. Data PDP ini terinci 3 pasien negatif Covid-19 dan 3 lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan swab.

Untuk di Kabupaten Bangka, ODP tercatat sebanyak 84 orang, dan PDP 4 orang. Dua orang PDP sudah terbit hasil pemeriksaannya dengan hasil negatif dan 2 PDP lagi masih dalam proses pemeriksaan.

“Bangka Tengah juga terlihat adanya peningkatan ODP menjadi 74 orang, tetapi belum ada yang berstatus PDP,” imbuhnya.

Menariknya data dari Kabupaten Bangka Barat, yang tidak ada penambahan ODP maupun PDP, meski pintu masuk orang ada di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. Tim gugus masih mencatat 21 ODP dan 3 PDP, tidak termasuk 4 orang penumpang kapal roro yang turun saat diperiksa bersuhu tubuh diatas 37 derajat celcius.

Sedangkan di Kabupaten Belitung, paska adanya satu pasien terkonfirmasi positif, jumlah ODP juga kembali mengalami kenaikan, menjadi 90 ODP dengan PDP 9 orang, 3 berstatus negatif, dan 6 masih menunggu hasil konfirmasi.

“Beltim, ada 5 ODP dan 2 PDP dengan hasil negatif,” tukas Mikron. (nov/1)

Related posts