Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Terlibat Pengeroyokan, Mantan Atlet Bulu Tangkis Diciduk Buser

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama lima bulan, akhirnya pelaku pengeroyokan terhadap HDW pada 31 Agustus 2020 lalu berhasil diciduk buser.

Pelaku IAH alias Jawe (18) ditangkap Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang dipimpin Ipda Rudi Kiai pada Kamis (14/1/2021) pekan kemarin.

Pantauan dilapangan tampak pihak kepolisian terlihat mengepung tempat kerja pelaku di kawasan Girimaya sekitar pukul 15.30 WIB.

Kedatangan Tim Buser Naga, pelaku sedang bekerja memasang atap rumah langsung melarikan diri dengan cara meloncat pagar seng. Namun, tembakan peringatan petugas berhasil membuat remaja ini menghentikan langkahnya.

Sebelumnya, mantan atlet bulu tangkis Bangka Belitung ini terlibat tindak pidana pengeroyokan terhadap korban HDW yang terjadi di Jalan Adhayaksa, Kelurahan Kacang Pedang.

Pelaku melakukan pengeroyokan bersama rekannya Odi yang saat ini sedang menjalani hukuman.

Menurut pengakuan pelaku, pengeroyokan dipicu oleh hutang piutang yang tidak kunjung usai.

Saat interogasi, pelaku mengakui melakukan pengeroyokan dengan cara memegang korban.

Selanjutnya, Odi mengeluarkan pisau dari pinggang dan menikam bagian depan tubuh korban.

Mendapat serangan, korban pun melawan kali ini pelaku AH alias Jawe juga mengeluarkan pisau dan menikam punggung korban sebanyak satu kali.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP. Adi Putra saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap pelaku pengeroyokan.

"Peristiwa ini sesuai LP/B-319/VIII/2020/SPKT/RES PKP tanggal 31 Agustus 2020 tentang tindak pidana pengeroyokan. Pelaku dikenal licin dalam menghindari kejaran petugas dan alhamdulillah hari ini kerja keras tim Buser Naga Polres Pangkalpinang membuahkan hasil," kata Adi Putra, kamis.

Sementara itu, pelaku mengakui selama pelarian sering berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.

"Langsung melarikan diri ke arah pelabuhan Pangkal Balam. Selanjutnya, membuang pisau yang digunakan untuk menikam di pelabuhan Pangkal Balam. Selama pelarian, saya kerja serabutan, sebelum pengeroyokan ini terjadi. Saya melatih bulu tangkis di depan SMA Yosef," ujar pelaku. (ran).

Diatas Footer
Light Dark