Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Sempat Kabur Dua Minggu, Spesialis Penjambret akhirnya Tertangkap

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG -

Tim Unit Reskrim Polsek Gerunggang berhasil meringkus Deni Setiawan alias Deni (43), spesialis terduga pelaku jambret di Jalan Alexander Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Selasa (10/11) lalu sekitar pukul 17.30 wib.

Penangkapan warga asal Desa Citeureup, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung Selatan, Provinsi Jawa Barat ini yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gerunggang, Iptu Amri.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP Oppo A71 warna gold dan satu unit sepeda motor honda scoopy warna merah tanpa Nopol.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi yang didampingi Kasubbag Humas, AKP Agus Widodo dan Kapolsek Gerunggang Iptu Amri saat konferensi pers di Polsek Gerunggang, Jumat (20/11/2020) mengungkapkan bahwa pelaku diduga menjambret korban di Jalan Kurma Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang, Senin (19/10) silam sekitar pukul 20.30 wib.

"Korban pada saat mengendarai sepeda motor dipepet, diberhentikan oleh pelaku. Kemudian handphone korban yang diletakkan di dashboard diambil pelaku," ungkapnya.

Usai melancarkan aksi, menurut Kabag Ops, pelaku langsung melarikan diri usai dan bersembunyi selama dua minggu.

"Untuk sementara terduga tersangka yang kita amankan hanya sendiri, namun pengakuan tersangka ini sudah dua kali melakukan aksi tetapi masih kita dalami. Satu TKP lagi setelah kita cek, namun tidak ada laporan," jelasnya.

Johan menduga Deni merupakan spesialis terduga pelaku jambret yang selama ini beraksi diwilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari memakai perhiasan yang menimbulkan kerawanan.

Tak hanya itu saja, Johan juga mengingatkan kaum hawa untuk menghindari meletakkan barang berharga di dashboard motor.

"Himbauan kami kepada masyarakat khususnya ibu-ibu, perempuan dan anak anak agar berhati-hati pada saat melintas di jalan yang sepi, jangan sendirian. Kalaupun ada yang mencurigakan di belakang, segera menepi, mencari tempat ada masyarakat," imbuh Kabag Ops.

Disisi lain, Deni Setiawan mengaku dirinya tergiur untuk menjambret korban saat melihat hp berada di dashboard motor.

"Korban menyalip saya dan saya melihat ada hp di dashboard depan. Melihat ada kesempatan dan jalan pun sepi saya jegat korban, dan saya ambil hpnya," tutur Deni.

Setelah mendapatkan barang berupa handphone itu, Ia langsung melarikan diri, rencananya handphone itu akan digadai dengan harga yang murah, namun belum tergadai dia tertangkap.

"Iya, rencananya handphone itu, saya gadai. Dan uangnya keperluan sehari-hari," kata dia. (bis)

Diatas Footer
Light Dark