Puluhan ASN Babel Ikuti Sosialisasi Penyusunan Anjab dan ABK

  • Whatsapp
ASN Pemprov Babel dibrikan penjelasan soal Anjab dan ABK.(foto: ist/poer).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengikuti Sosialisasi Penyusunan Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Babel.

Kegiatan dipusatkan di Gedung Mahligai, Komplek Rumah Dinas Gubernur Babel, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Kamis (26/11/2020) siang itu, diselenggarakan Biro Organisasi Setda Babel.

Read More

Sosialisasi menghadirkan narasumber Pejabat Fungsional Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Fahmi Ismail.

Sosialisasi ini, diikuti seluruh Pejabat Pengawas atau pelaksana yang membidangi kepegawaian di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Babel.

Turut serta mendampingi narasumber Kepala Biro Organisasi Setda Babel, Ellyana, diwakili Pejabat Administrator Bagian Kelembagaan dan Anjab Biro Organisasi Setda Babel, Subeki, dan sejumlah pegawai Biro Organisasi.

Penyusunan Anjab dan ABK para ASN ini, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

Kepala Bagian Kelembagaan dan Anjab Biro Organisasi Setda Babel, Subeki mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPANRB RI) Nomor 1 Tahun 2020 ini, bahwa setiap Instansi wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan para ASN dan juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, baik itu di Pemprov maupun Pemda Kabupaten/Kota.

Dikatakan dia, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Babel dapat segera menyusun Anjab dan ABK yang sesuai dengan Peraturan MenPANRB RI tersebut.

Dikesempatan yang sama, Pejabat Fungsional Kepegawaian BKN RI, Fahmi Ismail mengatakan, setiap ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, berkewajiban memahami Anjab dan ABK. Kedua hal ini, akan mempermudah bagi ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja dalam mencapai target kinerja dalam pekerjaan mereka di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah baik Pemprov, dan juga Pemda di Kabupaten/Kota.(rel/poer)

Related posts