Polres akan Awasi Lahan Reklamasi PT Timah

  • Whatsapp
Kapolres Basel turut menanam secara simbolis tanaman buah-buahan di lahan reklamasi Desa Keposang, Toboali Basel.(Foto: Dedy Irawan).

TOBOALI – Kepolisian Resor Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan mengawasi lahan reklamasi 630 holtikultura oleh PT Timah Tbk di Dusun Parit Lima Desa Keposang, Kecamatan Toboali.

Hal itu dikatakan usai PT Timah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel dan Polres Basel menanam 640 Hortikultura buah-buah jenis Jeruk dan Jambu Mete di lahan seluas satu hetar.

Kapolres Bangka Selatan AKBP S Ferdinan Suwarji mengatakan, pihaknya melalui binmas pioner akan mengawasi lahan yang sudah di reklamasi oleh PT Timah agar membuahkan hasil.

“Kita melalui binmas pioner yaitu bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Gapoktan akan memonitor lahan yang sudah direklamasi dengan tanaman,” ujarnya Jumat (3/7/2020).

Baca Lainnya

Sementara itu, Pemkab Basel mengapresiasi reklamasi lahan bekas tambang yang dilakukan oleh PT Timah Tbk.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan Basel, Suhadi mengatakan, program reklamasi yang dilakukan PT Timah seiring dengan program yang dilakukan oleh Pemkab Basel dalam menjaga ketahanan pangan.

“Pemkab Basel sangat mengapresiasi terhadap program reklamasi oleh PT Timah, karena program ini, sejalan dengan program dari Pemkab dalam menjaga ketahanan pangan di Basel,” kata Suhadi.

Ia mengatakan, kedepannya tidak hanya tanaman keras yang di tanam di lahan bekas tambang, tapi juga tanaman semusim yang bisa langsung memberikan dampak paling cepat untuk masyarakat.

“Kita gerakkan untuk lahan-lahan bekas tambang ini, tidak hanya tanaman keras, tapi juga tanaman semusim seperti jagung dan sorgum yang dapat memberikan dampak paling cepat bagi masyarakat sekitar. Jadi, disela-sela tanaman ini, bisa kita manfaatkan untuk tanaman semusim,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan dilakukannya reklamasi tanaman hortikultura tanaman pangan bisa memenuhi pangan lokal, khususnya di Basel.

“Harapan kita, dengan adanya penanaman tanaman hortikultura ini, bisa memenuhi panganan lokal yang ada di Basel, sehingga masyarakat kita dari sisi ekonomi dan sisi kebutuhan pangan bisa terpenuhi,” sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Produksi Darat, Sigit Prabowo seizin Direktur PT Timah mengatakan, reklamasi berbasis holtikultura merupakan salah satu visi dan misi perusahaan, yang artinya sabagai perusahaan pertambangan yang ramah lingkungan.

“Sebagai perusahaan pertambangan, good miningnya bisa terpenuhi, salah satunya dengan melakukan reklamasi secara berkelanjutan yang nantinya bisa bermanfaat untuk orang lain yang ada disini,” kata Sigit.(raw/3).

Related posts