Polda Babel Bongkar Kasus Pistol Rakitan Gadaian

  • Whatsapp
Penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku pemilik senpi rakitan di pinggir jalan simpang lampu merah Kota Pangkalpinang. (Foto: Bambang Irawan)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Tim Satgas Gakkum Direktorat Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), berhasil mengamankan terduga pelaku tindak pidana memiliki, dan menguasai senpi rakitan tanpa izin, Supandi alias Zulpan (29). Pelaku ditangkap di simpang tiga lampu merah Kelurahan Gabek, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Rabu (13/5/2020) dinihari sekitar pukul 00.05 WIB.

Warga asal Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung ini merupakan non target operasi (TO) yang ditangkap dalam Operasi (Ops) Pekat Menumbing 2020.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Babel, Kombes Pol Budi Hermawan diwakili Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Wahyudi mengungkapkan, timnya melakukan penyelidikan terhadap pelaku bermula pada Selasa (12/5/2020). Alhasil, didapat informasi bahwa Erwin alias Iwan ada memiliki senpi rakitan tanpa izin.

“Kita datang ke rumah Iwan di Jalan RA. Hundani Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang pukul 23.30 WIB. Berdasarkan pengakuan Iwan bahwa senpi rakitan tersebut didapatkannya dengan cara menerima gadai dari Emi (25) seharga Rp600 ribu,” tutur Wahyudi kepada rakyatpos.com, Rabu malam (13/5/2020).

Baca Lainnya

Ternyata, senpi rakitan tersebut digadaikan kembali oleh Iwan kepada Supandi seharga Rp1.500.000,-.

“Kami berhasil memancing Supandi agar keluar dan langsung kami amankan. Rupanya pelaku Supandi menerima gadai senpi rakitan tersebut dari Iwan,” ungkap Wahyudi.

Kasubdit Jatanras ini menuturkan, senpi rakitan tersebut disimpan di atas lemari kamar di rumah Supandi, saat digeledah polisi.

“Pelaku berikut barang bukti kini sudah dibawa ke Polda Babel untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. (bis/1)

Related posts