Pembicara IDE di Jakarta, Yuslih Promosi Pariwisata Beltim

  • Whatsapp
Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza menerima cinderamata usai menjadi pembicara di acara Indonesia Data and Economic 2020 dari Katadata yang bertemakan ‘New Paradigm in Indonesian’s Tourism”, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta Pusat.(foto: istimewa)

MANGGAR – Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza, menjadi pembicara di acara Indonesia Data and Economic (IDE) 2020 dari Katadata yang bertemakan ‘New Paradigm in Indonesian’s Tourism”, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta Pusat, Kamis, (30/1/2020).

Yuslih mengatakan, suatu kebanggaan bagi Pemkab Beltim karena bisa di undang sebagai narasumber. Dalam kesempatan itu, Yuslih menyampaikan kepada peserta IDE 2020 tentang Pariwisata Beltim agar bisa menarik minat wisatawan untuk berwisata ke Beltim.

Read More

“Suatu kebanggaan bagi Pemkab Beltim karena di undang menjadi narasumber dalam acara IDE 2020 ini. Pada intinya kami sampaikan kepada publik atau peserta tentang pariwisata Beltim agar bisa menarik minat mereka untuk berkunjung dan berwisata di Beltim,” ujar Yuslih.

Lebih lanjut Yuslih menjelaskan kehadirannya di acara IDE 2020 merupakan salah satu bentuk promosi kepariwisataan Beltim, dan diharapkan akan banyak wisatawan yang berminat ke Beltim.

“Ini adalah salah satu upaya kita dalam memajukan pariwisata Beltim dan juga kita berharap tentu kedepannya semakin banyak wisatawan yang berminat ke Beltim,” ujarnya.

Selain Bupati Beltim Yuslih Ihza, hadir juga sebagai narasumber dalam acara IDE 2020 dari Katadata, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, CEO of Airy Louis Alfonso Kodoatie serta Travel Enthusiast and Owner Gudang Alam Store Medina Kamil.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Beltim Evi Nardi menjelaskan, guna mempromosikan wisata yang ada di Beltim, pihaknya telah melalui berbagai cara baik melalui media sosial maupun pameran-pameran serta leaflet di berbagai hotel di Belitung.

“Acara ini adalah cara lain dalam mempromosikan Beltim, tetapi selama ini kita sudah melakukan berbagai promosi wisata beltim, baik dari medsos, pameran di luar maupun di dalam negeri serta leaflet-leaflet yang kita sebarkan di berbagai hotel di Belitung,” ungkap Evi.

Evi juga membeberkan di tahun 2020 ini, Disbudpar Beltim akan melakukan promosi di moda transportasi yang ada di Singapura dan Malaysia.

“Tahun 2020 ini, akan kerja sama dengan JetStar Asia, untuk mempromosikan destinasi yang ada di Beltim melalui moda tranportasi seperti MRT, KRL, BUS serta taxi yang ada di Singapur dan Malaysia,” bebernya. (yan/kmf/3)

Related posts