Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Nelayan Tanjung Labu Ditemukan Tak Bernyawa

 

 

RAKYATPOS.COM, LEPARPONGOK – Nelayan Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok Liem Yanto (40) yang hilang di perairan Tanjung Merun Sadai akhirnya ditemukan di sekitaran bagan Tanjung Merun, Rabu (19/1/2021) sekitar pukul 10.30 WIB di titik koordinat 030541.28S106494344T atau sekitar 2,7 mil dari lokasi pencarian tim gabungan Unit Siaga SAR Basarnas, Satpolair Polres Basel, TNI AL serta masyarakat nelayan. Korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi tertelungkup.

Tim gabungan segera melakukan evakuasi terhadap korban ke Pelabuhan Sadai dan pukul 14.00 WIB korban dibawa keluarga untuk diidentifikasi. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas I B Pangkalpinang, Fazzli mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan serta masyarakat nelayan yang telah membantu melakukan operasi SAR.

Kapolres Basel AKBP Agus Siswanto menambahkan pada saat tim gabungan mendapat informasi keberadaan korban, tim gabungan menggunakan Rubber Boat Basarnas melakukan evakuasi dan dibawa ke rumah korban untuk dilakukan pemeriksaan medis dan dilanjutkan pemakaman.

Sebelumnya, korban Liem hilang di Perairan Tanjung Merun pada Senin (17/1/2021) pagi ditemukan hanya perahunya saja. Tim gabungan beserta masyarakat nelayan sejak Senin lalu melakukan pencarian hingga berhasil menemukan korban.

Dilansir, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto mengimbau kepada masyarakat Bangka Selatan yang bekerja di laut untuk lebih waspada saat melaut. Imbauan itu disampaikan Kapolres di tengah situasi cuaca yang buruk.

"Mencermati situasi cuaca saat ini, kita mendapat peringatan dari BMKG, dimana situasi cuaca selama tiga hari kedepan curah hujan tinggi, angin kencang, untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat terutama yang bekerja di laut, baik itu nelayan, penambang maupun transportasi untuk berhati-hati," kata Kapolres belum lama ini.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang akan melaut untuk membawa perlengkapan keselamatan seperti life jacket atau pelampung serta memastikan kapal dalam kondisi baik.

"Gunakan life jacket supaya untuk mengantisipasi apabila terjadi cuaca Buruk. Dan kita bekerja sama dengan TNI angkatan laut untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dan lebih waspada dengan kondisi cuaca saat ini," tandasnya. (raw)

Diatas Footer
Light Dark