Mulkan Ajak Nelayan Budidaya Ikan Sistem Bioflok

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan bersama pejabat Kementerian Kelautan Perikanan saat panen lele di kolam bioflok belum lama ini. (foto: Riski Yuliandri)

SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan meminta nelayan untuk dapat melakukan budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok. Hal tersebut menurutnya akan berguna ketika saat para nelayan tidak bisa turun melaut.

“Bioflok ini bisa menjadi alternatif bagi nelayan ketika gelombang besar dan cuaca ekstrem, jadi mereka bisa memanfaatkan waktu itu untuk budidaya ikan air tawar ini,” ungkap Mulkan, Kamis (12/3/2020).

Read More

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini, untuk membuat bioflok tidak membutuhkan biaya yang mahal dan tempat yang besar.

“Bioflok ini relatif murah sekitar 10 juta tapi kami pernah mencoba sekitar lima jutaan sudah bisa kita buat,” tambah Mulkan.

Dengan adanya sistem bioflok tersebut, para pembudidaya dapat memantau langsung kondisi ikan didalamnya karena lebih dekat dengan rumah.

“Dulu emang budidaya ikan air tawar identik dengan kolam atau kolong, tapi dengan adanya bioflok bisa lebih efektif dan efisien karena bisa dibuat depan, samping atau belakang rumah,” terang Mulkan.

Dia menambahkan ikan air tawar saat ini cukup diminati oleh para pelaku usaha baik rumah makan maupun industri rumahan.

“Ikan air tawar ini bukan hanya untuk lauk saja tapi juga bisa untuk dijadikan bahan ekonomi kreatif seperti olahan empek-empek, kerupuk maupun getas, jadi ini harus dimanfaatkan,” tegasnya. (mla/10)

JustForex

Related posts