Membiasakan Literasi Sehari-hari

  • Whatsapp

Terdapat sebuah ungkapan yang mengatakan “Tidak ada masalah yang tak bisa dipecahkan”. Ungkapan ini sangatlah mengenai topik pembahasan kali ini. Mengapa? Nah, pasti terlintas di pikiran kita tentang bagaimana cara meningkatkan daya literasi ini dan tentunya kita berpikir bagaimana bisa negara lain memiliki daya literasi yang begitu tinggi, sehingga dapat memuncaki peringkat literasi terbaik seperti Finlandia.

Sebenarnya, pemerintah Finlandia sudah memulai menumbuhkan daya literasi ini kepada masyarakatnya sejak kecil, misalnya memberikan beberapa parsel kepada orang tua yang baru memiliki bayi yang mana di dalam parsel tersebut diselipkan di dalamnya buku – buku bacaan. Selain itu, pemerintah Finlandia juga membangun sekitar 738 buah perpustakaan, belum lagi ditambah dengan sekitar 140 buah perpustakaan keliling yang melayani masyarakat di kota – kota yang kecil.

Read More

Perpustakaan di Finlandia juga memiliki banyak sekali koleksi yang pastinya membuat masyarakat Finlandia tidak akan bosan membaca buku. Anak – anak yang bersekolah di Finlandia juga diwajibkan membaca minimal satu buku setiap minggu. Tak hanya itu, ternyata orang tua di Finlandia juga mengambil peran penting dalam meningkatkan daya literasi anak – anak mereka dengan melakukan dongeng sebelum tidur yang mana sudah menjadi tradisi turun – temurun di Finlandia. Dongeng yang berupa cerita rakyat atau mitologi Finlandia yang diceritakan juga tidak hanya meningkatkan daya literasi anak mereka, akan tetapi juga mengajarkan anak mereka akan nilai – nilai dalam kehidupan sehari – hari.

Mungkin hal-hal ini dapat membuat masyarakat Indonesia terinspirasi dalam menumbuhkan serta meningkatan daya literasi asalkan ada kesadaran dan kemauan serta didukung dengan partisipasi pemerintah. Sebenarnya hal yang paling simple dapat kita lakukan untuk meningkatkan daya literasi kita ialah dengan membaca bacaan yang kita sukai, baik itu koran, majalah, bahkan cerita anak – anak. Setelah itu, kita dapat menulis kembali bacaan yang sudah kita baca menggunakan kata – kata sendiri.

Di dekade serta tahun yang baru ini, hendaklah kita melakukan perubahan dari yang buruk ke yang baik, serta peningkatan dari yang baik menjadi semakin baik, salah satunya dengan membiasakan lari (literasi sehari – hari) ini. Dan tentunya kita tahu bahwa dalam sebuah perubahan maupun peningkatan pasti diperlukan usaha. Seperti dalam upaya meningkatkan daya literasi, tentunya harus ada usaha yang kita lakukan, setidak – tidaknya kita mampu meluangkan waktu untuk membiasakan diri kita membaca dan menulis. Tak hanya membaca dan menulis saja, melainkan kita juga harus dapat membayangkan jika kita berada di dalam tulisan yang kita baca maupun tulis. Hal yang paling penting adalah memulai dari diri sendiri. Kalau bukan diri sendiri, lantas siapa lagi? (***)

Related posts