Melati Erzaldi Dorong IKM Babel Buat Masker

  • Whatsapp
Ketua Dekransda Babel, Melati Erzaldi.(foto: dok.dikominfo).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi menggerakkan Industri Kecil Menengah (IKM) Babel untuk produksi masker secara masal agar dapat memenuhi kebutuhan penggunaan masker masyarakat Babel.

Merebaknya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak terkecuali bagi Babel yang dalam satu minggu terakhir diidentifikasi melalui hasil tes bahwa terdapat pasien positif mengidap Covid-19.

Read More

Anjuran penggunaan masker semakin banyak, sedangkan belakangan keluhan masyarakat Babel tentang kesulitan mendapatkan masker diterima langsung oleh Ibu Melati Erzaldi.

Dilihat dan dipelajari dari video viral yang berasal dari Republik Ceko bahwa pemakaian masker mampu secara signifikan menurunkan angka penyebaran Covid-19. Hal ini membuat Melati Erzaldi tergerak untuk segera menggerakan produksi masker di Babel oleh IKM Babel yang dirasa dalam kondisi ini sangat dibutuhkan setiap orang.

Menurut riset, masker kain pun bisa secara efektif mengurangi penyebaran Covid-19. Diharapkan juga ini akan menjawab kebutuhan masker di Babel hingga benar-benar tercukupi. “Masker kain pun bisa secara efektif menekan penularan Covid-19,” ungkap Melati.

“Langkanya masker di pasaran ini, membuat saya perlu untuk mendorong IKM dalam hal ini pelaku batik di Babel untuk membuat masker dari bahan batik Babel,” tegasnya.

Pada tahap awal, Melati Erzaldi akan memulai bersama tim untuk memproduksi sebanyak 5.000 masker. Masker akan dibuat secara masal oleh IKM-IKM dengan hasil jahitan masyarakat lokal.

Diakui Melati Erzaldi, dirinya mendorong produksi masker ini agar memanfaatkan bahan batik dari sisa kain, juga mengombinasikan dengan bahan masker juga mendorong mereka tetap beraktivitas produksi.

Lebih lanjut dijelaskan Melati Erzaldi, masker yang dibuat ini akan dibagikan kepada masyarakat yang terlihat belum memakai masker. Direncanakan masker dibagikan di titik-titik keramaian seperti pasar hingga bandara.

Skema yang akan diberlakukan adalah masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang tidak mampu untuk membeli, dan pembagian akan dilakukan secara berkala untuk dibagikan di pusat keramaian. Khusus di bandara, masyarakat tetap diwajibkan untuk membeli.

Related posts