Mantan Gubernur Babel Jadi Komisaris PT Timah

  • Whatsapp

Dirut Tetap, Dua Direktur Diganti

Jajaran Direksi PT Timah, Tbk yang baru hasil RUPSLB, tadi siang. (Foto: Ist)

JAKARTA – Rustam Effendi, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung terpilih menjadi salah satu komisaris PT. Timah, Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di ruang Flores Hotel Borobudur, Jakarta, Senin siang (10/2/2020).

Read More

Selain Rustam Effendi, ada nama M. Alfan Baharudin selaku Komisaris Utama menggantikan Fachri Ali, lalu pemegang saham menunjuk Satriya Hari Prasetya sebagai Komisaris Independen serta Rudy Suhendar dan Bambang Sunarwibowo selaku komisaris.

Teuku Pribadi dan Milawarman yang sebelumnya menjabat komisaris ikut diberhentikan dengan hormat oleh RUPSLB yang diselenggarakan atas permintaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selaku pemegang saham 65 persen.

Untuk jajaran direksi, M. Riza Pahlevi Tabrani masih dipertahankan pemegang saham menjabat sebagai Direktur Utama. Namun Wibisono ditunjuk sebagai Direktur Keuangan menggantikan Emil Erminda yang dicopot dalam RUPSLB.

Nama baru lainnya di perusahaan dengan brand TIN’S ini adalah Agung Pratama yang pernah menjabat Kepala Unit Laut beberapa daerah,  dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Produksi menggantikan Alwin Akbar yang bergeser sebagai Direktur Pengembangan Usaha.

Putra Bangka, Muhammad Rizki masih dipercaya sebagai Direktur Sumber Daya Manusia. Sedangkan Direktur Pengembangan Usaha yang diemban Alwin Akbar kini, menggantikan Trenggono Sutioso.

Rustam Effendi usai acara kepada wartawan mengatakan, dengan bergabungnya ia setidaknya dapat memberikan ide dan gagasan kepada PT Timah ketika masih menjabat Gubernur Bangka Belitung.

”Dengan bergabungnya saya dengan PT Timah ini paling tidak kita dapat memberikan gagasan-gagasan yang kemarin sudah kita bangun ketika saya menjadi gubernur, melalui posisi yang ada di komisaris ini dengan kawan kawan,” katanya.

Termasuk memberikan masukan-masukan bagaimana memproses percepatan pembangunan daerah di Bangka Belitung, khususnya.

”Yang utama tentu meningkatkan devisa. Saya sepakat dengan Pak Fachri (mantan Komisaris Utama PT Timah) tadi, artinya sebagai komisaris tentunya kita harus memberikan masukan masukan walaupun barangkali berbenturan,” tukasnya.

Dalam pantauan RakyatPos.com, tampak hadir pada RUPSLB, selain jajaran PT Timah ada Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya bersama Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa, Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza, Bupati Bangka Barat, Markus, Wakil Bupati Bangka Tengah Yulianto Satin, Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar dan sejumlah pejabat lainnya. Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan tak hadir dan diwakili Staf Khususnya, Safari AN.(red/1)

JustForex

Related posts