Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Mahasiswa KKN Unmuh Dirikan Pondok Baca di Kampung Air Asin, DKPUS Berikan Support

Rektor, Mahasiswa KKN Unmuh dan Pustakawan DKPUS Babel foto besama usai peresmian Pondok Baca di Kampung Air Asin.(foto: ist).
Rektor, Mahasiswa KKN Unmuh dan Pustakawan DKPUS Babel foto besama usai peresmian Pondok Baca di Kampung Air Asin.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Provinsi Kepulauan Bangka  Belitung (Babel) berhasil membuat hasil kerja nyata mereka selama mempraktekkan ilmu yang mereka dapatkan selama kuliah.

Karya 12 Mahasiswa KKN Unmuh sejak 25 Januari hingga 27 Februari 2021 itu, berupa pendirian Pondok Baca di Kampung Air Asin, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan,  Kota Pangkalpinang. 

Pojok Baca yang didirikan oleh Mahasiswa KKN Unmuh, tadinya berfungsi sebagai tempat Pos Kamling dan Posyandu.  Tempat tersebut , akhirnya di sulap oleh para Mahasiswa KKN Unmuh menjadi tempat bacaan bagi anak-anak di sekitar lingkungan Pasir Putih, dan diresmikan langsung oleh Rektor Unmuh, Fadilah Sabri, Senin (1/3/2021). 

Wisnu Prayoga, Ketua Mahasis KKN Unmuh Kampung Air Asin menerangkan, tujuan mereka membangun Pojok Baca adalah untuk memanfaatkan masa pandemi, dimana anak-anak tidak beraktivitas di sekolah seperti biasanya, lebih banyak melakukan daring dan lebih memilih banyak bermain dengan gadget.

“Anak-anak ini, kurang mendapatkan pembelajaran dari guru, dan jauh dari buku.Sehingga kami ingin kembali menimbulkan dan meningkatkan minat baca anak-anak dimasa pandemi ini,“ ujar Wisnu Prayoga. 

Rektor Unmuh Fadilah Sabri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Pasir Putih, yang telah bersedia menyambut kehadiran Pondok Baca hasil karya Mahasiswa KKN Unmuh Babel.

Menurut Fadilah, Pondok Baca merupakan bentuk dari pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para Mahasiswa KKN tersebut. 

Pemberdayaan masyarakat, dijelaskan Fadilah, terdiri dari 3 tahap, yakni pembebasan buta aksara, sinergi untuk melakukan penelitian secara bersama, dan memajukan masyarakat. 

Pondok Baca tjuga dibangun untuk menimbulkan kembali kebiasaan membaca. “Membaca itu kewajiban dari setiap muslim,” kata Fadilah Sabri.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Rektor Unmuh kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Ia berharap agar Pondok Baca ini, dapat terus di support oleh DKPUS Babel melalui koleksi buku-buku yang dimiliki DKPUS Babel. Karena, menurut Fadilah, untuk saat sekarang jumlah buku yang ada di Pondok Baca masih sedikit.

Pada kesempatan sama, Lurah Pasir Putih menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Mahasiswa KKN Unmuh yang telah berkontribusi terhadap kampung mereka, berupa Pondok Baca.

Pustakawan DKPUS Babel Rohayani mewakili Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin menyambut baik didirikannya Pondok Baca di pemukiman padat penduduk tersebut.

Ia bangga dikarenakan para Mahasiswa KKN Unmuh telah berhasil menerapkan ilmu perpustakaan yang diberikan oleh dosen-dosen Unmuh Babel. DKPUS Babel akan terus mensupport keberadaan  “Kami akan terus memberikan support. Hendaknya Pondok Baca tersebut tetap dibuka untuk seterusnya bagi masyarakat setempat,” harap Rohayani.(rel/aliyah). 

 

Diatas Footer
Light Dark