Lembaga Lintas Sektoral Bateng Gelar Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai

  • Whatsapp


RAKYATPOS.COM, KOBA – Lembaga Lintas Sektoral di Kabupaten Bangka Tengah menggelar Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai dalam menjaga Kebhinekaan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia diwilayah itu.

Apel Kebangsaan itu dipimpin Kapolres Bangka Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo di Halaman Mapolres Bangka Tengah, Jum’at (27/11/2020) bertema “Menolak ujaran kebencian, sikap Intoleransi, aksi kekerasan serta Radikalisme guna menjaga Kebhinekaan dan Keutuhan NKRI”.

Read More

Peserta Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai itu dihadiri Bupati diwakili Sekda Bateng, Ketua DPRD, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri Koba, Pabung KODIM 0413 Bangka, Kepala Kemenag, Kabag Kesra, Kepala Kesbangpol, Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua Muhammadiyah, Ketua FKUB, Ketua Seksi Agama Budha, Ketua Seksi Agama Hindu, Ketua Agama Kristen Protestan, Agama Katolik, Ketua Seksi Agama Khong Hu Chu, SENKOM, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Ketua KNPI, Ketua Pemuda Pancasila, Ketua FKPPI,
Ketua BAZNAS, Ketua GP ANSHOR, Ketua FLOBAMORA, DANRAMIL Koba, Para PJU Polres Bateng, dan para Ketua Masjid di Kecamatan Koba.

“Saya mangajak masyarakat, mari kita bersama-sama untuk memelihara perekonomian yang ada di Bangka Tengah. Negara menjadi kebebasan, namun kebebasan yang bertanggung jawab, jangan merasa paling benar sendiri dan jangan merasa paling hebat sendiri, dan hargai orang lain,” ujar Sekda Sugianto dalam sambutannya.

Dikatakannya, jangan gara-gara adanya berita hoaks kita semua bertengkar sesama saudara, teman apalagi agama. Lanjutnya, jangan di beda-bedakan suku, RAS, agama, semuanya sama di negara Indonesia.

“Mari kita menjaga NKRI agar negara ini menjadi aman dan damai,” ungkapnya.

Sementara itu, Hasyim Sya’roni selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Tengah menambahkan nikmat besar adalah nikmat kita yang dijadikan sebagai warga NKRI, negeri yang makmur dan negeri yang indah. Katanya, sebagai warga negara Indonesia wajib mensyukuri itu semua, tidak boleh sedikit – sedikit mengeluh.

“Para hadirin bapak ibu NKRI adalah negara yang sangat makmur, kita semua harus mentaati peraturan-peraturan yang ada di Negara Indonesia agar negara kita aman dan damai. Patuhilah hukum yang ada di negara republik ini,” ucapnya.

Related posts