Lakukan Rapid Test Mandiri, PT Timah Bantu Tim Gugus Tugas Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT – PT Timah Tbk melakukan upaya preventif mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan sesuai dengan protokol penanganan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan maupun Kementerian BUMN.

Sebagai entitas usaha, PT Timah telah berinisiatif untuk melakukan rapid test antibody secara mandiri bagi seluruh karyawan di lingkungan perusahaan sebagai upaya deteksi dini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

PT Timah melalui PT RSBT juga melakukan pemeriksaan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi karyawan yang dinyatakan reaktif saat rapid test antibody. Tidak hanya itu, PT Timah juga menyediakan tempat isolasi bagi karyawan yang membutuhkan.

Baca Lainnya

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka, melalui Juru bicaranya, Boy Yandra mengapresiasi sejumlah langkah yang telah dilakukan PT Timah untuk membantu tim memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Kita berterimakasih karena PT Timah telah melakukan rapid test secara mandiri, karena ini membantu kita memutus mata rantai penyebaran. Tapi kita berharap upaya penanganan yang dilakukan PT Timah dikoordinasikan dengan kita sehingga penanganannya bisa dilakukan secara bersama sesuai protokol,” kata Boy, Minggu (31/5/2020).

Ia menyebutkan, dengan adanya test yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan tentunya membantu deteksi dini penyebaran covid-19 sehingga nantinya bisa ditangani dengan cepat. Terutama terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berpotensi menjadi carier.

“Misalnya kalau hasil yang dilakukan PT Timah ada yang reaktif laporkan ke kami segera, nanti tim akan turun untuk melakukan pemeriksaan epidimologi, ada petugas puskesmas yang yang akan memeriksa rutin serta men tracking kontak mereka sehingga bisa segera kita putus mata rantainya. Mereka juga akan dipasang gelang pantau,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya menilai tim penanganan Covid-19 PT Timah telah bertindak sesuai protokol dan memberikan contoh bagi perusahaan lain agar melakukan deteksi dini khsusunya di lingkungan perusahaan untuk menangani Covid-19.

“Sesuai arahan Kementerian BUMN perusahaan memang harus melakukan penanganan internal, langkah yang dilakukan PT Timah sudah tepat hanya kita minta dikoordinasikan dengan kita. Tim manajemen juga bergerak cepat termasuk untuk isolasi dan lainnya. Kita berharap ini juga bisa ditiru perusahaan lain untuk membantu memutus mata rantai penyebarannya,” ujarnya.

Sejauh ini, menurutnya PT Timah juga telah banyak membantu tim gugus tugas maupun masyarakat dalam penanganan covid-19.  Penanganan covid-19 harus dilakukan secara bersama tidak hanya pemerintah namun semua pihak. Diperlukan kerjasama untuk memutus mata rantainya.

“Kita perlu kerja sama, hari ini juga kita turun bersama tim dengan PT Timah, tim gugus provinsi, KKP dan BPBD. Kita bersama tim manajemen PT Timah sigap menangani ini terkait juga dengan ABK di KK Singkep, ini sudah disiapkan untuk lokasi karantina,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Minggu (31/5/2020) mengatakan PT Timah melakukan penanganan Covid-19 sesuai protokol.

“Kita akan bekerjasama dengan pihak sesuai protokol kesehatan. Upaya preventif telah dilakukan bersama termasuk perusahaan juga telah melakukan rapid test bagi sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat dan memutus mata rantai penyebarannya,” kata Anggi. (***)

Related posts