Lagi, Bocah 3 Tahun Terjangkit Corona

  • Whatsapp
Pemeriksaan PCR di laboratorium. (foto: rapidmicrobiology.com)

6 Pasien Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19
Warning bagi Masyarakat

PANGKALPINANG – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali mencatat peningkatan kasus positif Covid-19 di Babel, yakni bertambah enam kasus.

“6 Juli 2020 terjadi penambahan enam kasus positif, 4 asal Pangkalpinang, 1 Bangka dan 1 Bangka Tengah,” kata juru bicara GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Senin (6/7/2020).

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, tegasnya, sudah sepatutnya menjadi warning dan perhatian bagi semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, agar lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama skrining atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) menuju tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman.

Baca Lainnya

“Meski persentase tingkat bebas Covid-19 masih berada dalam tren yang relatif baik yakni di angka 81,66%, namun, sejumlah orang yang terpapar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belakangan khususnya dari K-0 (yang notabene merupakan tenaga kesehatan), menunjukkan bahwa transmisi lokal dan penularan Covid-19 yang bersifat massif tak bisa dianggap sebagai persoalan enteng atau remeh apalagi disepelekan,” tuturnya.

Total kasus kumulatif di Babel sebanyak 169, dalam perawatan 31 orang, dinyatakan bebas atau sehat 136 orang dan meninggal 2 orang.

Detail sebaran Covid-19 ini yakni di Pangkalpinang 47 (bertambah 4); Bangka 58 (bertambah 1); Bangka Tengah 14 (bertambah 1); Bangka Barat 22; Bangka Selatan 9; Belitung 17; Belitung Timur 2.

ABP merinci, pasien yang baru terkonfirmasi ini adalah bocah berusia 3 tahun, berinisial A-M, laki-laki, OTG, beralamat di Jalan KKO Usman, Lontong Pancur, Pangkalbalam, Pangkalpinang.

“Berdasarkan riwayat, memiliki kontak erat dengan D-U, orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19. Diketahui bahwa A-M merupakan anak dari D-U (pasien positif dari kluster dokter K-O). Dari hasil tes swab PCR pada 5 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.

Sejak 5 Juli 2020, AM diisolasi dan menjalani penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

pasien kedua, M-A-A, 22 tahun, laki-laki, OTG, beralamat di Kulur, Lubuk Besar, Bangka Tengah. Sejak 5 Juli 2020 diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pasien ketiga, B-S-S, 23 tahun, laki-laki, OTG, beralamat di Jalan Gandaria 1, Air Kepala Tujuh, Gerunggang, Pangkalpinang. Sejak 5 Juli 2020 diisolasi dan menjalani penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“A-M, 29 tahun, laki-laki, OTG, berdomisili di Gang Puyuh II, Kacang Pedang, Gerunggang, Pangkalpinang; KTP beralamat di Talang Empat, Bengkulu Tengah, Bengkulu. Berdasarkan riwayat, ketiganya diambil spesimen swab dalam “road screening” yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pangkalpinang kepada karyawan/pegawai salah satu hotel di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang pada 4 Juli 2020, dan dari hasil uji PCR pada 5 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19,” tuturnya.

Kelima, V-M, 28 tahun, perempuan, OTG, berdomisili di perumahan, Tua Tunu, Gerunggang, Pangkalpinang; KTP beralamat di Sungailiat, Bangka. Sejak 5 Juli 2020 diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pasien keenam, O-L, 29 tahun, perempuan, OTG, beralamat di Jalan Depati Amir, Sungailiat, Bangka. Berdasarkan riwayat, keduanya diambil spesimen swab dalam “road screening” yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pangkalpinang, kepada karyawan/pegawai salah satu bank di Jalan Jenderal Sudirman, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang pada 4 Juli 2020, dan dari hasil uji PCR pada 5 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19.

“Sejak 5 Juli 2020 diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” imbuhnya.

Semenjak, untuk update OTG 3.298 (bertambah ?45), dalam proses pemantauan 551 (bertambah 44), selesai pemantauan 2.765 orang. ODP 1.123, dalam proses pemantauan 38, selesai pemantauan: 1085; dan PDP 138, dalam proses pengawasan: 19, selesai pengawasan 118.

Aplikasi Peduli Lindungi

Sementara itu, sebagai bagian dari upaya memantau arus lalu lintas orang yang masuk khususnya maupun yang keluar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam rangka pengendalian kasus untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

“Kami mengimbau kepada setiap orang pelaku perjalanan, baik pengguna moda transportasi laut (penyeberangan) maupun moda transportasi udara (penerbangan), untuk mengunduh aplikasi “PeduliLindungi” di telepon selulernya masing-masing,” pintanya.

Penggunaan aplikasi FightCovid19.id oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini, melebur atau bergabung menjadi satu, terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Kepada pelaku perjalanan yang tiba/masuk ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemakaian atau pemasangan gelang pemantauan masih diberlakukan dengan beberapa perubahan dan pengecualian.

ABP menegaskan,l penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi.

“Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal. Masyarakat jangan legah, harus tetap awas dan peduli, namun jangan pula panik berlebihan,” imbaunya.(nov/rls/6)

Related posts