KKSOP Pangkalbalam-Dirpolair Sepakat 150 Ton BBM tak Ilegal

  • Whatsapp

Dokumen Kapal dan Muatan Lengkap

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Izuar Hamzah Karim. (Foto: Bambang Irawan)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Izuar Hamzah Karim lagi-lagi menegaskan bahwa kapal Rezki Ifah yang bermuatan 150 ton bahan bakar minyak (BBM) telah mengantongi kelengkapan dokumen.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa kapal ini juga sudah mempunyai Surat Perintah Berlayar (SPB) yang dikeluarkan oleh KSOP Kelas I Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

“Kapal muat minyak, berarti kan di sana (Palembang-red) sudah ditandatangan Syahbandar. Kalau minyak tidak ada SPB dari Palembang, itu memang illegal. Tapi inikan ada SPB dari Palembang, saya juga bingung darimana illegalnya,” keluh Izuar kepada awak media, Rabu sore (3/6/2020).

Baca Lainnya

Menurutnya, Kapal Rezki Ifah itu memuat minyak industri yang bebas untuk dijual kemana saja, bukan minyak bersubsidi.

“Kan minyak industri bebas dijual, asal jangan minyak subsidi. Kalau industri, dari Singapur juga boleh, kenapa kok diributkan,” jelasnya.

Izuar sepakat dengan penegasan yang disampaikan oleh Direktur Ditpolairud Polda Bangka Belitung, Kombes Pol M. Zainul dalam pemberitaan yang menyatakan bahwa kapal muatan 150 ton solar industri ini mempunyai dokumen yang lengkap.

“Ya menurut Dirpolair saja sudah lengkap dokumennya, apalagi kami. Kan polisi yang sudah bilang lengkap, apalagi yang dipermasalahkan,” ujarnya.

Terlebih lagi, lanjut Izuar, jika semua persyaratan telah dipenuhi oleh pelaku bisnis tersebut, maka tidak ada alasan untuk menghambat investor yang mau berusaha di Pulau Bangka.

“Ya silahkan, jika persyaratannya semua sudah dilengkapi dan kami pun tidak bisa menghambat mereka,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, bila tak ada halangan kapal Rezki Ifah rencana akan melakukan kegiatan bongkar muat BBM di Pelabuhan Pangkalbalam.

“Kapalnya kan kapal SPB, bisa sandar dimana saja. Krimsus juga bilang lengkap kok,” tegasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Izuar mengaku sempat difitnah oleh oknum yang menyebutkan dirinya menerima uang sogokan dari pihak pengusaha minyak.

“Saya sampai diisukan terima Rp40 juta, gila itu. Zirkon punya siapa saja saya sikat. Masa’ di kampung saya sendiri mau cari kaya. Kita di sini jaga logistik jangan sampai kosong, tiba tiba diisu dengan barang yang tidak masuk di akal,” keluhnya lagi. (bis)

Related posts