Kemendagri Imbau Masyarakat Tidak Mudik Jelang Lebaran

  • Whatsapp
Suasana vicon terkait langkah antisipasi penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), di Ruang ATCS Dinas Perhubungan Babel.(foto: iyas zi).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Kementerian Dalam Negeri RI melalui Plt. Sekjen menginstruksikan kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia agar bekerja sama dengan para pemuka agama, untuk mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan mudik menjelang masa puasa dan lebaran.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri RI, Muhammad Hudori didampingi Ditjen Keuangan Daerah, Moch Ardian; Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Nurcahya Murni; Ditjen Otonomi Daerah, Akmal Malik melalui “video conference” terkait langkah antisipasi penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), di Ruang ATCS Dinas Perhubungan, Jumat (03/04/2020).

Lebih jauh, disampaikan Kemendagri RI bahwa imbauan untuk tidak melakukan mudik tersebut dapat disampaikan dengan cara berjenjang hingga ke desa-desa.

Kepala Dinas Perhubungan, KA Tajuddin setelah menghadiri “video conference” mengatakan, menungu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Baca Lainnya

“Apabila sudah ada larangan untuk pemudik dari pemerintah pusat, maka larangan ini akan kita sampaikan kepada masyarakat kita yang ada di luar Babel untuk tidak melakukan mudik, agar kita seirama dengan kebijakan pusat,” ungkapnya.

Untuk itu, Kadis Tajuddin pun berharap keadaan ini tidak berlarut-larut dan segera membaik. “Kalau nanti kondisinya sudah lebih baik, tentu akan ada perubahan kebijakan dari pusat, misalnya melonggarkan masyarakat untuk mudik. Kita tinggal menyesuaikan apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.

Sekarang pemerintah pusat sedang fokus untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga diharapkan masyarakat Babel agar dapat menahan diri, yang saat ini memiliki keluarga dengan domisili di luar Babel tidak melakukan perjalanan ke Babel.

“Biarlah sementara beristirahat dulu di tempat anak-anak mereka yang ada di Jakarta atau di luar Babel sampai situasinya membaik. Karena kita semua ini bertanggungjawab kepada kesehatan dan keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga kita,” ujarnya.

Karena untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 ini, kata dia, bukan hanya merupakan tanggungjawab pemerintah, namun merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan cara tidak mudik pada kondisi sekarang ini, dapat membantu melindungi keluarga kita dari bahaya paparan Covid-19.(Khalimo/Adv/3).

Related posts