Kematian Akibat Covid-19 Capai 14 Orang , Satgas Minta Waspadai Komorbid

  • Whatsapp
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

 

RAKYATPOS.COM,SUNGAILIAT– Jumlah kasus kematian terkait dengan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah. Terbaru, satu warga Desa Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka berinisial NE (56) terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia pada Senin malam (30/11/2020). Dengan tambahan 1 kasus ini, tercatat sudah 14 orang meninggal karena Covid-19.

Read More

NE diketahui merupakan pasien positif Covid-19 pertama yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka. Sebelum meninggal, diketahui pasien sempat menjalani perawatan di Klinik Medika Stania Belinyu. Karena mengalami sesak nafas, NE dirujuk ke RSMS Sungailiat dan ditemukan keluhan yang mengarah ke Covid-19 karena hasil rapid test nya reaktif.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan pasien sempat mendapatkan perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 di RSMS Sungailiat, bahkan sempat dipasang alat respirator.

“Waktu itu kondisinya semakin memburuk dan hasil swabnya juga positif. Sekitar jam setengah tujuh malam kemarin pasien ini meninggal,” ungkap Boy Yandra kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Boy menambahkan pemakaman jenazah NE dilakukan sesuai protokol Covid-19 di TPU Kelaktaru, Kecamatan Belinyu di hari yang sama oleh petugas.

“Terima kasih kepada tim TPU yang membantu menggali pemakaman dan serta yang menghadiri pemakaman secara Covid-19. Alhamdulillah penguburannya berjalan dengan baik sesuai SOP Covid-19,” tegasnya.

Boy juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan langkah 3M. “Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melaksanakan 3M pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” imbaunya.

Sementara, mengetahui ada warganya yang meninggal karena Covid-19, Bupati Bangka, Mulkan mengucapkan belasungkawa, Selasa (1/12/2020).

“Saya turut berdukacita, walau bagaimanapun juga itu masyarakat kita. Covid ini bukan suatu aib tapi ini merupakan suatu wabah atau musibah bagi semua bukan hanya di bangka saja,” ungkapnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengikuti anjuran pemerintah agar menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

Related posts