Kapolres Minta Personel Naik Pangkat Tingkatkan Etos Kerja

  • Whatsapp
Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada 23 personel Polres Bangka Tengah di halaman Mapolres Bangka Tengah, Rabu (01/07/2020).(Foto: M. Tamimi).

Amanat Perlu Dipegang Sebaik-baiknya

KOBA – Kapolres Bangka Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo meminta kepada 23 personel Polres Bangka Tengah yang naik pangkat diminta tingkatkan etos kerja dalam bertugas.

Hal itu, disampaikan Kapolres AKBP Slamet Ady Purnomo disela-sela memimpin upacara kenaikan pangkat, Rabu (01/07/2020) pagi, di halaman Mapolres Bangka Tengah.

23 anggota Polres yang naik pangkat itu terdiri dari satu perwira dari Aipda ke Aiptu yakni Kapolsek Lubuk Besar Iptu Muhammad Boy Akbar. Berikutnya, Bripka ke Aipda sebanyak 4 personel, Brigpol ke Bripka berjumlah 13 personil, Briptu ke Brigpol 2 personil, dan Bripda ke Briptu 2 personel.

Baca Lainnya

“Kenaikan pangkat yang diberikan institusi Kepolisian Republik Indonesia kepada anggota sebagai salah satu upaya dalam pembinaan karier, karena pemberian kenaikan pangkat setingkat kepada setiap anggota Polri telah melalui penilaian objektif dan prestasi kerja. Setiap anggota Polri yang mendapat kenaikan pangkat dapat mensyukurinya,” ujar Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo usai.

Sebagai Kapolres, ia berharap adanya perubahan status kepangkatan anggota Polres Bangka Tengah dapat berdampak juga dengan peningkatan sikap dan perilaku disiplin anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelayanan masyarakat.

“Amanat itu, perlu dipegang sebaik-baiknya, agar kinerja seluruh anggota lebih objektif, sehingga pimpinan merekomendasikan personelnya yang pantas menyandang pangkat yang baru sebagai salah satu sistem pembinaan karir untuk memberikan iklim semangat dan kerja yang dinamis, kreatif, dan inovatif, sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kepada personel yang pangkatnya dinaikkan setingkat lebih tinggi agar tetap tingkatkan disiplin, wawasan, etos kerja, loyalitas dan pengabdian dalam melaksanakan tugas dimasa akan datang.

“Mengingat cepatnya proses perubahan dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara yang menuntut Polri agar benar selalu siap dan sigap mewujudkan jati dirinya sebagai aparatur negara penegak hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tukasnya. (ran/3).

Related posts