Kapolda Ingatkan Masyarakat Tionghoa tidak Laksanakan Ceng Beng

  • Whatsapp
Kapolda Babel, Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat saat menggelar Konferensi Pers di ruang Dialog Publik Polda Babel, Jumat (27/3/2020).(foto: bambang).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Festival Qingming atau Cheng Beng adalah ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah kubur sesuai dengan ajaran Khong Hu Cu.

Sama halnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), umat Khong Hu Cu biasanya lebih semarak melaksanakan ritual Cheng Beng ini di Perkuburan Sentosa, Kelurahan Semabung, Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.

Namun sayangnya, tahun 2020 ini, ritual sembahyang dan ziarah kubur bagi arwah leluhur dan keluarga hanya boleh dilakukan di rumah masing-masing saja.

Seperti halnya yang diutarakan oleh Kapolda Babel, Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat saat konferensi pers di ruang Dialog Publik Polda Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (27/3/2020).

Baca Lainnya

Ia mengingatkan kepada masyarakat Tionghoa untuk tidak melaksanakan Cheng Beng pada tahun ini saja. “Saya imbau untuk masyarakat di luar, tidak perlu datang untuk sembahyang kubur di Babel. Doakan saja di rumah dan tidak pelu datang ke sini,” pinta Kapolda.

Malah sebaliknya, menurut jenderal bintang satu ini, dirinya hanya bersifat mengimbau saja, bukan melarang umat Konghucu untuk tidak melaksanakan Cheng Beng. “Kita bukan melarang, sama sekali tidak.Ini pun cuma karena situasi yang darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut Anang menjelaskan bahwa imbauan tentang Cheng Beng ini dilaksanakan di rumah masing-masing tak lain bertujuan untuk kebaikan bersama.

Selain itu, dia menambahkan, Cheng Beng di rumah masing-masing untuk menghindari kontak fisik secara langsung dengan lawan bicara serta tidak berdekatan dengan orang yang sakit maupun hewan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari keramaian-keramaian, tempat berkumpulnya massa, baik itu berupa ritual keagamaan maupun keramaian tempat hiburan.Hari ini (Jumat-red) saja, Polda sudah tidak melaksanakan salat Jumat. Kita salat Zuhur di tempat masing-masing,” terangnya.

Untuk itu, Kapolda mengharapkan, pelaksanaan Cheng Beng di rumah masing-masing supaya diterapkan di Kabupaten yang lain di wilayah hukum jajaran Polda Babel. “Jadi, untuk sementara ini saja, bukan untuk selamanya karena kita mencegah penyebarannya,” tutupnya.(bis/3)

Related posts