Kakwarda Melati Survei Lokasi Subperkemahan “Peran Saka Nasional”

  • Whatsapp
Peninjauan lokasi subperkemahan “Peran Saka Nasional” ke Pulau Lepar, Kecamatan Lepar Pongok.(foto: iyas zi).

RAKYATPOS.COM, LEPAR PONGOK – Ketua Kwarda Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi menyurvei lokasi subperkemahan bersama beberapa pengurus Kwarda Babel dan Kwarcab Bangka Selatan untuk mempersiapkan lokasi subperkemahan pelaksanaan “Peran Saka Nasional” ke Pulau Lepar, Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (18/7/2020).

Peran Saka (Perkemahan Antar Saka) Nasional merupakan kegiatan pramuka penegak dan pramuka pandega yang menjadi anggota Satuan Karya Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang diselenggarakan oleh kwartir gerakan pramuka. Berbagai kegiatan hingga perlombaan biasa dilakukan selama pelaksanaan peran saka.

Babel adalah provinsi yang ditunjuk menjadi tuan rumah dalam Peran Saka Nasional yang rencananya akan diadakan pada Oktober 2021. Sehingga, selain perkemahan utama yang telah dipersiapkan di Desa Balunijuk, subperkemahan juga terus dipersiapkan matang oleh pengurus kwarda bersama kwarcab tiap kabupaten.

“Peran saka nasional ini seharusnya dilaksanakan pada Oktober 2021, tetapi kalaupun karena pandemi harus ditunda hingga 2022 seperti jambore nasional, yang penting Babel sudah mempersiapkan. Waktu pelaksanaan Peran Saka Nasional 2021 ini, masih menunggu keputusan dari kwarnas,” ujarnya.

Baca Lainnya

Menurut Melati, sebelumnya telah dipresentasikan beberapa titik sebagai rencana subperkemahan, kebanyakan lokasi terletak di Kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, dan Kabupaten Bangka Tengah.

Survei hari ini, merupakan upaya koordinasi antar Kwartir Cabang Bangka Selatan bersama Kwartir Daerah Babel tentang kesiapan Bangka Selatan untuk menjadi tuan rumah subperkemahan.

“Jika cabang siap, artinya anggaran pendukung pun harus disiapkan,” ungkapnya dalam diskusi yang dilaksanakan di Pantai Lampu, Desa Tanjung Labu.

Melihat kondisi Pantai Lampu saja, Kwarcab Bangka Selatan dianggap cukup siap, sisanya menunggu keputusan lokasi yang penetapannya berdasarkan kriteria-kriteria kecukupan area perkemahan, ketersediaan air, akses transportasi ke lokasi, hingga makanan, dan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi peserta saat di subperkemahan.

“Selain itu, seharusnya kegiatan nasional seperti ini, harus berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar pelaksanaan,” tegasnya.

Diakui Melati Erzaldi, semangat kakak-kakak di Kwartir Cabang Bangka Selatan ini, sangat tinggi. Hal ini, membuat Melati optimis bahwa lokasi di Bangka Selatan mampu menjadi subperkemahan.

“Mereka benar-benar bersemangat. Dalam pramuka, jika semangat sebanyak apa-apanya pasti bisa,” imbuhnya.

Satu hal yang ingin ditonjolkan sebagai tuan rumah nantinya, adalah wisata bahari, mengingat Babel merupakan daerah kepulauan yang kaya objek wisata pantai. “Saya ingin nantinya adek-adek kita dapat menikmati pantai selama peran saka dilaksanakan di Babel,” tambahnya.(Nona/Adv).

Related posts