Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Kades Tolak Aktivitas KIP dan PIP di Laut Rias

Satpolair Polres Basel menertibkan PIP ilegal di Laut Bantil Toboali
Satpolair Polres Basel menertibkan PIP ilegal di Laut Bantil Toboali

 

 

RAKYATPOS.COM, TOBOALI - Kepala Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, A. Gani menegaskan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dan elemen masyarakat setempat menolak adanya aktivitas KIP dan PIP di laut Dusun Rias dan Pumpung. Penolakan itu tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Rias, A. Gani pada Kamis (25/2/2021) 

 

Ia mengatakan, surat pernyataan tersebut dibuat sebagai penegasan bahwa elemen masyarakat dan Pemdes menolak kegiatan KIP dan PIP di perairan laut seputaran Rias. "Untuk masyarakat Desa Rias yang sudah mendapat informasi akan adanya aktivitas KIP dan PIP di laut seputaran Rias semuanya menolak. Karena aktivitas tersebut akan berdampak pada aktivitas nelayan. Karena yang paling terimbas adalah nelayan," kata A. Gani saat dikonfirmasi.

 

Kades menuturkan, surat pernyataan tersebut dibuat untuk mengklarifikasi surat pernyataan sikap mendukung atau setuju aktivitas KIP dan PIP yang rencananya akan beroperasi di beberapa titik yakni di Laut Temayeng, laut Balai Benih, Laut Pung-pung, Laut Rias dan sekitarnya yang beredar beberapa waktu yang lalu.

 

"Surat pernyataan ini sebagai bentuk klarifikasi dari surat tersebut. Saya tidak tahu menahu terkait surat dukungan KIP dan PIP di wilayah Rias yang beredar dan terdapat tanda tangan saya. Untuk itu, daya membuat surat pernyataan menolak ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat," jelasnya.

 

Ia menambahkan, untuk penolakan tersebut dilakukan oleh pemerintah desa dan juga elemen masyarakat di dua Dusun yang terdampak jika adanya aktivitas tersebut yang masing-masing dusun terdiri dari 5 RT. (raw)

 

Diatas Footer
Light Dark