Jubir Gustu Covid 19 Bangka Akhirnya Bersuara

  • Whatsapp

*MI Rapid Positif, Tunggu Swab

Boy Yandra, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Bangka

SUNGAILIAT – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra Minggu pagi tadi akhirnya angkat bicara mengenai status 1 orang warga Desa Pemali berinisial MI.

Boy mengakui selama ini MI sepulang ke Bangka sudah menjalani karantina dan sudah mengantongi surat keterangan Kesehatan telah melakukan isolasi mandiri dari Dinkes Kabupaten Bangka pada tanggal 1 April 2020 lalu.

Baca Lainnya

“MI merupakan salah satu jemaah dari Gowa dan statusnya langsung ODP dalam kurun waktu berjalan sampai 1 April MI sudah menyelesaikan pemantauan dan Dinkes sudah mengeluarkan surat kesehatan. Dia (MI) melakukan isolasi mandiri. Dan MI sudah melakukan aktifitas seperti biasa”jelas Boy dalam rilisnya Minggu pagi (19/4/2020).

Berdasarkan informasi dari ikatan dokter Paru Indonesia mengenai pertemuan di Gowa – Sulawesi Selatan banyak yang terpapar Covid 19 sehingga tim dokter memutuskan untuk melakukan rapid test terhadap MI dan orang – orang yang kontak dengan MI dan hasil rapid test reaksi MI dinyatakan positif.

“Dokter paru pada tanggal 18 April 2020 setelah mendapat informasi dari Ikatan dokter Paru Indonesia bahwa pertemuan di Gowa banyak yang positif. Dan MI kembali diminta mejalani rapid test berikut orang – orang yang kontak dengan MI. Dari hasil rapid MI positif dan saat ini MI berstatus sebagai OTG,”jelas Boy.

Setelah mengetahui hasil rapid test, Boy menjelaskan upaya yang dilakukan agar MI menjalani karantina di Provinsi untuk menjalani tahapan selanjutnya yakni swab. Setelah itu usai maghrib melakukan rapid test ke anggota keluarga MI dan hingga pukul 01.30 WIB hasil rapid test dinyatakan negatif.

“Kemudian setelah maghrib Istri, adek yang kontak dengan MI dilakukan pemeriksaan hingga pukul 01.30 WIB dan hasil 9 orang dinyatakan negatif. Kita bersyukur semua yang kontak dengan MI negatif dan kita berharap hasil swab MI pun negatif. Kita berdoa jangan nanti kita berprasangka kepada MI jadi mari bantu motivasi kepada keluarganya yang penting jaga jarak, jangan bersalaman, jangan lupa pakai masker ketika keluar rumah dan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas,”himbau Boy.

Boy pun menghimbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan MI untuk melapor ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Himbau kepada masyarskat yang kontak de gan MI bokeh melaporkan ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat,”himbau Boy lagi.

Langkah lainnya, Pihak BPBD Kabupaten pun Minggu pagi ini melakukan pemyemprotan desinfektan 50 hingga 100 rumah dari kediaman MI.

“Upaya yang dilakukan lagi, pagi ini BPBD turun ke lokasi untuk melakukan penyemprotan desinfektan hingga 100 rumah di sekelilingnya,” kata Boy.

Selain itu, Boy berhadap Kabupaten Bangka tetap masuk zona hijau dan kepada masyarakat pun untuk tidak menyampaikan informasi yang tidak benar sehingga membuat masyarakat resah.(2nd)

Related posts