Inovasi Pencegah Covid-19

  • Whatsapp
Hilda Melia
Mahasiswi Universitas Bangka Belitung

Mengawali tulisan singkat ini, penulis membukanya dengan sebuah pernyataan bahwa “oknum” masyarakat Bangka Belitung lebih taat kepada ego mereka dibandingkan dengan risiko yang mungkin terjadi pada masa wabah Covid-19. Terlepas dari berbagai gejolak dunia terhadap pandemi Covid-19 di negeri ini, kesadaran dan kepedulian “oknum” masyarakat nyatanya berdiri di atas pondasi yang masih rapuh. Berbagai macam inovasi telah diluncurkan oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari pemerintah hingga berbagai instansi pendidikan. Namun nyatanya inovasi tersebut, masih belum mampu menyelesaikan permasalahan wabah Covid-19.

Dalam konteks ini, permasalahan bukan hanya ada pada individu yang terjangkit wabah Covid-19, tetapi mencakup seluruh lapisan masyarakat yang menjadi ujung tombak untuk memenangkan pertarungan dalam melawan pandemi covid-19 ini. Bahkan bukan hanya perihal kesadaran dan kepedulian, namun yang menjadi akar permasalahannya yakni bagaimana implementasi tindakan yang dilakukan dalam upaya mencegah dan mengentaskan wabah Covid-19.

Bangka Belitung, salah satu daerah yang menjadi zona merah di era pandemi ini. Berbagai argumen menyatakan bahwa masyarakat sudah berusaha menaati anjuran pemerintah, dan juga tidak sedikit yang menyalahkan upaya Pemerintah Daerah Bangka Belitung dalam penanganan wabah ini. Jika benar adanya, mengapa nyatanya angka Covid-19 masih terbilang cukup tinggi ?

Angka Covid-19 di Bangka Belitung menunjukkan peningkatan terhadap jumlah pasien positif, yang awalnya satu pasien positif saja telah menggegerkan masyarakat, kini angkanya telah mencapai 148 jiwa per tanggal 25 Juni 2020. Dari data tersebut, sudah cukup memperkuat argumen Penulis mengenai masih minimnya inovasi terhadap berbagai sektor untuk pencegahan Covid-19 di daerah Bangka Belitung, yang dirasa belum mampu untuk menghadapi gejolak Pandemi Covid-19. Lalu, bagaimana inovasi yang bisa diterapkan untuk menyelesaikan masalah ini?

Baca Lainnya

Inovasi pada berbagai sektor harus terus dikembangkan untuk menanggulangi permasalahan Covid-19, khususnya di Bangka Belitung. Berbagai sektor tersebut yakni dari sektor ekonomi, pelayanan masyarakat, pariwisata, hiburan, dan lain-lain.

Menggencarkan inovasi generasi muda untuk membuka lapangan pekerjaan berbasis digital agar dapat membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau kesulitan ekonomi. Pemasaran berbasis digital untuk UMKM saat ini, juga menjadi salah satu inovasi yang harus ditingkatkan. Sumber bantuan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga diharapkan kepekaan dan kepedulian lapisan masyarakat Bangka Belitung yang mau ataupun mampu untuk menyisihkan sebagian pendapatannya membantu meringankan beban masyarakat.

Related posts