Husni Kembali Pimpin Pokja Wartawan Babar

  • Whatsapp
Kepengurusan Pokja Wartawan Bangka Barat foto bersama usai pemilihan Ketua Pokja yang baru.(foto: wan)

MUNTOK – Kelompok kerja (pokja) wartawan Bangka Barat (Babar) kembali diketuai oleh Husni. Ia terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Anggota tentang pemilihan Ketua Pokja Wartawan Babar periode 2017-202 yang berlangsung di Ruang OR 2 Kantor Bupati Babar, Kamis (5/1/2017) siang.

Pemilihan Ketua Pokja Wartawan Babar sebelumnya memunculkan perdebatan alot, dimana masing- masing anggota mempertahankan pendapat atau argumennya masing masing.

Perdebadatan tersebut, disebabkan adanya beberapa opsi yang mengatur tentang mekanisme pemilihan ketua. Masing masing anggota memberikan pandangan dan pendapatnya masing masing, kemudian hasil akhir terpilih Husni menjadi Ketua Pokja Wartawan Babar periode 2017-2020.

Sebelumnya, beberapa anggota memberikan pandangan bahwa untuk azaz keadilan, maka proses pemilihan sebaiknya mengajukan masing- masing kandidat dari media cetak 1 orang dan media elektronik (radio) 1 orang. Dengan demikian ada dua orang kandidat yang akan maju pada pemilihan.

Baca Lainnya

Hanya saja 2 orang perwakilan radio mengundurkan diri dengan alasan tertentu untuk tidak maju sebagai kandidat ketua pokja wartawan Babar 2017-2020.

Dengan demikian, maka proses opsi pemilihan dibatalkan dan masing masing sepakat untuk memberikan kepercayaan kepada Husni memimpin kembali Pokja Wartawan Babar selama 3 tahun mendatang.

Pokja wartawan Babar adalah sebuah organisasi yang dibentuk pada tahun 2010 silam berdasarkan akta pendirian notaris. Tujuan pendirian organisasi tersebut, salah satunya mempertahankan dan menjunjung tinggi hak dan kemerdekaan pers, berdasarkan pasal 27 ayat 1 dan pasal 28 UUD 1945.

Pokja Wartawan Babar beranggotakan sebanyak 7 orang terdiri dari mesia cetak lokal seperti Babel Pos, Radar Bangka, Bangka Pos, Rakyat Pos, LKBN ANTARA. Selain itu, ada dua media elektronik dalam hal ini radio lokal seperti Radio Duta dan Radio Pillar.

Dalam sambutannya, Ketua Pokja Wartawan Babar Husni mengungkapkan kedepan peran media sangat etat kaitannya untuk kepentingan publik. Untuk itu, dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai jurnalist maka harus memiliki standart kompetensi yang memadai dan disepakati oleh masyarakat pers.

“Tentunya ke depan tantangan profesi kita cukup berat. Maka, saya mendorong teman -teman untuk memiliki standart kompetensi. Karena, kompetensi ini menjadi tolak ukur profesionalitas wartawan,” ujar Husni usai proses pemilihan ketua Pokja Wartawan Babar kemarin.

Menurutnya, pentingnya suatu kompetensi wartawan ini, karena meliputi kemampuan etika, intelektual, dan pengetahuan umum yang harus dimiliki oleh seorang jurnalist.

“Dengan adanya kompetensi ini, maka beberapa hal yang bisa menjadi penilaian kinerja wartawan. Karena kompetensi juga melihat/menilai banyak sisi seperti etika, kemampuan intelektual dan pengetahuan umum seorang jurnalis,” pungkasnya.(wan/3).

Related posts