Golkar Dukung Kandidat Berdasarkan Survei

  • Whatsapp
Sekjen DPD I Golkar Babel, Tommy Chandra

KOBA – 23 September 2020, empat kabupaten di Provinsi Bangka Belitung akan melaksanakan pemilihan kepala daerah.

“Golkar Babel siap menghadapi empat pilkada yang akan digelar September mendatang,” tegas Sekjen DPD Partai Golkar Provinsi Bangka Belitung, Tommy Chandra, Kamis malam (23/1/2020).

Dikatakan Tommy, Partai Golkar menunjuk 8 lembaga survei tingkat nasional yang menjadi acuan untuk mendukung calon kepala daerah yang akan maju dalam pilkada serentak nanti.

“Dari 4 kabupaten ini, baru Belitung Timur sudah bekerja sama dengan salah satu lembaga survei yang direkom DPP Partai Golkar,” paparnya.

Baca Lainnya

Saat ini sudah banyak tokoh-tokoh baik dari kader internal dan figur eksternal yang mendaftarkan diri ke Golkar menjadi calon kepala daerah bertarung di pilkada 2020.

Tommy menegaskan, DPP Partai Golkar tidak akan mengeluarkan mandat kepada kandidat tanpa adanya hasil survei dari salah satu 8 lembaga survei nasional yang direkomendasikan.

“DPP juga tidak akan memutuskan tanpa adanya rekom penuh dari DPD I yang juga berdasarkan acuan hasil survei kandidat,” tandasnya.

Sementara itu Algafry Rahman, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Bangka Belitung, menambahkan bahwa kandidat Calon Bupati Bangka Tengah masih dalam proses seleksi penjaringan.

Menurutnya, DPD 1 Golkar Babel maupun DPD II Golkar Bateng masih menunggu keputusan DPP Golkar terkait siapa kandidat yang dimaksud.

“Terkait mandat Golkar, kami dari DPD Golkar Babel telah menyiapkan beberapa nama yang diusulkan. Nama-nama itu yakni Ibnu Saleh, Didit Srigusjaya, Tamsil Tamsil, dr. Sartoni, Ahmad Fikri telah masuk penjaringan, dan diusulkan ke DPP Golkar. Sekarang kita menunggu nama itu turun dari DPP Partai Golkar,” ujar Algafry Rahman, yang juga Anggota DPRD Provinsi Babel dapil Bangka Tengah,” Kamis (23/01/2020).

Golkar berupaya merekomendasikan kader terbaik untuk dicalonkan sebagai Bupati atau Wakil Bupati Bangka Tengah.

“Saat ini kita menunggu hasil dari DPP, diperkirakan pada bulan Februari 2020 bisa mengetahui siapa yang menjadi kandidat. Sampai hari ini Golkar belum memutuskan siapa yang maju,” ungkapnya.

Terkait dirinya, ia tetap mempertimbangkan seandainya direkomendasi oleh Partai Golkar.

Tapi saat ini dirinya ditakdirkan menjadi wakil rakyat ditingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dapil Bangka Tengah bukan ditakdirkan untuk Calon Bupati atau Wakil Bupati Bangka Tengah.

“Namun, jika itu perintah partai, tetap kita ikuti. Soal diri saya, saya saat ini ditakdirkan menjadi anggota dewan. Saya mantap dengan takdir yang diberikan Allah SWT sebagai wakil rakyat. Karena tipenya tidak mau minta yang aneh-aneh apalagi mau jadi Bupati dan Wakil Bupati,” pungkasnya. (ran/6)

Related posts