Dua Jambret di Pangkalpinang Diringkus, Hasil Curian Dijual di Forum Jual Beli

  • Whatsapp
Dua pelaku jambret saat diamankan Tim Buser Polres Pangkalpinang, Kamis (2/1/2019).(foto: istimewa)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Tim Buser Polres Pangkalpinang meringkus dua pelaku jambret, Kamis (2/1/2020) malam. Kedua pelaku Ferdi (25) warga Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Girimaya dan YB (18) warga Jalan Nanas, Kelurahan Keramat, ditangkap di dua tempat berbeda.

Polisi terlebih dahulu menciduk YB pada pukul 22.00 Wib saat sedang nongkrong di seputaran Jalan Tampuk Pinang Pura. Sebelumnya keberadaan pelaku diketahui dari info warga yang melihat pelaku sering nongkrong di kawasan tersebut. Dari nyanyian YB, dia beraksi bersama Ferdi.

Read More

Selanjutnya tidak membutuhkan waktu lama, tim yang dipimpin Kanit Buser Aiptu Mardi Bule, menciduk Ferdi saat berada di Warnet Izan yang berlokasi di Jalan Muntok pada pukul 23.00 Wib. Selain mengamankan dua pelaku, anggota juga mengamankan penadahan barang curian tersebut berinisal JN dan K.

Dua pelaku jambret ini sebelumnya melakukan aksi kejahatan di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Temberan pada Sabtu 28 Desember 2019, sekira pukul 23.00 Wib dengan korbannya yaitu Muhammad Rizal dan istrinya.

Pelaku dengan motor N-Max memepet korban dan menjambret tas istri korban yang berisi HP Oppo A3S warna merah dan HP Oppo berwarna merah ungu serta uang tunai sejumlah Rp200.000.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang kepada wartawan, Jumat (3/1/2019) membenarkan adanya penangkapan dua pelaku penjambretan.

“Dari keterangan pelaku, diketahui saat beraksi YB yang menarik tas sedangkan Fredi mengemudikan motor, sedangkan HP yang dicuri kemudian dijual pelaku melalui forum jual beli di media sosial Facebook,” terang Jadiman Sihotang.

Dikatakan Sihotang, pelaku menjual HP curiannya senilai Rp 800.000 di forum jual beli di Facebook melalui penadah JN (27) dan K (21).

“Dari hasil penjualan HP, pelaku YB mendapatkan uang hasil penjualan RP 500 ribu, selanjutnya YB memberikan uang sebesar Rp100 ribu kepada JN dan K,” ungkap Sihotang.

Menurut dia, selain mengamankan dua pelaku, polisi juga mendapatkan barang bukti berupa satu unit handphone Oppo A3s warna merah.

“Untuk menghilangkan barang bukti tas milik korban dibuang pelaku ke sungai di dekat Pasar Jalan Trem dan saat ini dua pelaku dan dua penadah menjalani pemeriksaan di Polres Pangkalpinang,” katanya. (ist)

JustForex

Related posts