DPRD Beltim “Belajar” Kearsipan dan Perpustakaan Pemprov Babel

  • Whatsapp
Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin menyerahkan Perda dan Pergub Kearsipan dan Perpustakaan kepada Wakil Ketua DPRD Beltim Rohalda.(foto: istimewa).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah belajar penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel).

Pembelajaran terhadap Kearsipan dan Perpuskaan oleh para Wakil Rakyat Beltim yang dibungkus kedalam Study Banding itu, dilakukan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, Babel.

Kedatangan sejumlah Wakil Rakyat Beltim yang dipimpin Rohalba Wakil Ketua DPRD Beltim, Jumat (10/7/2020) pagi tersebut, disambut secara langsung Kepala DKPUS Babel, Dr Asyraf Suryadin, dan didampingi para Pejabat Administrator (Eselon III) serta Pejabat Pengawas (Eselon IV) di lingkup DKPUS Babel.

Dihadapan Kepala DKPUS Babel Wakil Ketua DPRD Beltim, Rohalba mengatakan, kedatangan mereka ke DKPUS Babel memang dalam rangka mempelajari bagaimana penyelenggaraan kearsipan dan perpustakaan yang dimiliki Pemprov Babel yang dikelola oleh DKPUS Babel.

Baca Lainnya

Saat ini, kata Rohalda, DPRD Beltim melalui Pansus sedang menggodok Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan. “Kita tidak ingin punya gedung kearsipan dan perpustakaan mewah, tapi minat baca murid atau masyarakat masih kurang,” ujar Rohalda.

Untuk hal itu, kata Rohalda, sebelum Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan disahkan, hal-hal mendasar apa saja yang dipersiapkan, bagaimana upaya Pemprov Babel mendorong minat baca murid dan masyarakat, termasuk keterkaitan pihak swasta dalam segi anggarannya,” kata Rohalda.

Kepala DKPUS Babel Dr Asyraf Suryadin mengaku tersanjung DKPUS Babel menjadi salah satu wadah untuk pembelajaran terkait pembuatan Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan Beltim.

Asyraf menyampaikan terima kasih kepada Pansus DPRD Beltim yang memilih DKPUS Babel sebagai tujuan kunjungan mereka.

Diakui Kepala DKPUS Babel, memang hingga saat ini, kendala yang dihadapi DKPUS adalah budaya membaca. Namun begitu, DKPUS Babel tetap komitmen melakukan berbagai langkah bagaimana minat baca baik bagi pelajar maupun masyarakat umum bisa bangkit dan meningkat.

“Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar lomba-lomba rutin tiap tahun, dan hasilnya akan dibukukan, serta semua peserta lomba harus mempunyai kartu perpustakaan,” jelas Asyraf.

Siapapun yang datang ke DKPUS Babel, ditegaskan Asyraf, diupayakan mempunyai kartu perpuspustakaan. “Langkah lainnya, untuk meningkatkan minat baca masyarakat, maka kami mendekatkan bahan bacaan dengan masyarakat melalui pojok baca kerja sama dengan pihak-pihak tertentu, seperti warung kopi. Kita titip buku-buku beserta raknya di pojok-pojok warung kopi itu,” papar Asyraf.

“Saya ingin nanti di dalam perpustakaan ada kegiatan ‘BABEL MEMBACA’. Jangan ada lagi mindset perpustakaan adalah gudang buku,” tambah Asyraf.

Selain itu, kata Kepala DKPUS Babel, untuk meningkatkan minat baca masyarakat tersebut, sangat dibutuhkan dukungan dari para wakil rakyat yang duduk di DPRD.

Pertemuan Kepala DKPUS Babel dengan rombongan anggota DPRD Beltim diakhiri dengan berkeliling ke ruangan perpustakaan dan arsip DKPUS Babel. (rel/3).

Related posts