Citra Manis Penagan Menggiurkan

  • Whatsapp
Kontes durian Babel tahun 2020, yang digelar Dinas Pertanian Pemprov Babel, Sabtu (11/1/2020). (foto: Nurul Kurniasih)

PANGKALPINANG – Durian Citra Manis, milik Zaimi warga Dusun Air Petaling Desa Penagan, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, berhasil menjuarai kontes durian Babel tahun 2020, membawa hadiah Rp22 juta dan tropy serta sertifikat, yang digelar Dinas Pertanian Pemprov Babel, di halaman kantor gubernur, Sabtu (11/1/2020).
Durian dengan kulit kekuningan dan warna isi yang kuning seperti mentega ini, ternyata memiliki tekstur yang tebal, biji yang kempet, dan rasa yang luar biasa.
“Durian nya manis, ketebalan oke, yang pasti luar biasa, dari apa yang dipilih, kontes ini membuktikan bahwa Babel memiliki varietas durian unggul yang tak kalah banyak dan enak dibandingkan negara lain,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.
Ia menyebutkan, setelah para enam pemenang dari kontes ini terpilih, pihaknya akan melakukan verifikasi ke lapangan, untuk melakukan pengecekan atau pembuktian tehadap jenis durian, pohon dan asalnya.
“Jangan sampai nanti hanya akal-akalan, makanya kita ingin pastikan dimana pohonnya dan asalnya, baru kemudian hadiahnya kita serahkan,” imbaunya.
Orang nomor satu di Babel ini menegaskan, bahwa durian varietas Babel ini tak kalah enak dibandingkan durian milik negara lain, bahkan menjadi durian terbaik di Indonesia.
Ia berharap, kontes durian ini menjadi agenda rutin yang bahkan digelar dua gali, di awal dan di akhir musim, sehingga yang didapat adalah durian yang benar-benar berkualitas, dan semua durian terbaik bisa diikut sertakan.
“Kontes ini kita Ingin tunjukkan pada Indonesia dan dunia, bahwa duren Babel luar biasa dan lebih dari mereka,” ulasnya.
Ardiansyah, saudara dari pemilik durian Zaimi (Timex), menyebutkan, durian asal Dusun Air Petaling ini memang rasanya berbeda dari durian yang ia miliki, rasanya lebih enak, tebal dan manis.
“Usia pohonnya sekitar 35 tahun, cuma satu pohonnya, dari sekian banyak pohon durian yang kami punya,” katanya.
Durian citra manis ini, keunikannya kata Ardiansyah buahnya kuning , terdapat lapisan lilin, kalau dibuka nggak bikin pecah bagian daging.
“Ini asli Babel, biasanya kalau kami jual harganya Rp50.000 yang kecil dan Rp100.000 yang besar,” ujarnya.
Ia ikut kontes ini, karena tertarik untuk berpartisipasi dalam sekedar coba-coba, namun ia tak menyangka jika berhasil menjadi juara.
Kepala Dinas Pertanian Pemprov Babel, Juaidi menyebutkan, penilaian durian ini dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama melakukan uji fisik terhadap 227 jenis durian yang diikutkan dalam kontes durian ini.
“Tahap pertama, juri melihat tampilan luar, membuka kulit, kemudian mengecek ketebalan, serta melihat tekstur dan warna durian,” kata Juaidi.
Pada saat melihat warna dan tekstur durian ini, durian ditusuk dengan lidi, untuk melihat ketebalan daging buah. Semakin menarik warnanya dan tebal daging buah, akan masuk kepada penilaian lanjutan.
“Paling tinggi 2- 2,5 cm, di bawah 1 cm nggak masuk, kemudian dilihat kadar air, lembek atau kering, baru kemudian tekstur dengan mencicipinya,” imbuh Juaidi.
Berikut pemenang kontes durian Babel tahun 2020, juara harapan III nomor peserta 179 dengan nilai 224,75, milik Ziko asal Desa Tuik, Bangka Barat; juara harapan II, peserta nomor 154 , Dani dengan nilai 225,0 dari Desa Pusuk, Bangka Barat; juara
Harapan 1, nomor peserta 95, atas nama Irianto, dengan nilai 227,5, asal Desa Air Mesu, Bangka Tengah; Juara III, nomor peserta 209 atas na Bowi Teguh, dengan nilai 228,0 dari Desa Kelapa, Bangka Barat; Juara II nomor peserta 108, yang dimiliko Zaka, dengan nilai 228,75, dari Desa Rajik, Bangka Selatan; dan juara I, nomor 105, Zaimi (Timek) dengan nilai tertinggi 232,5, asal Dusun Air Petaling Desa Penagan, Kecamatan Mendobarat, Bangka.(nov/6)

JustForex

Related posts