Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Cemburu Buta, Seorang Mahasiswi Nyaris  Dibakar Pacarnya Sendiri

 

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG- Kisah asmara tidak selamanya berujung manis. Seperti yang dialami VHF (18) seorang mahasiswi asal Kota Pangkalpinang, nyaris dibakar oleh kekasihnya sendiri bernama Rizal (22) warga Opas Indah Kecamatan Tamansari Kota Pangkalpinang.

Sang pancar yang seharusnya mengasihi dan melindungi,berniat membakar sang kekasih, peristiwa ini terjadi di perumahan Mustika, Kelurahan Lontong Pancur Kecamatan Pangkal Balam, Sabtu (21/11/2020) lalu, sekitar pukul 18.00 Wib.

Hal ini terungkap pada saat Polsek Tamansari menggelar pers relase ungkap kasus tindak kejahatan yang dipimpin Kabag OPS Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi didampingi Kapolsek Tamansari AKP Arif Ardian Eka Buwono, Jumat (4/12/2020)

Disampaikan Kabag OPS, sebelum melaku percobaan pembakaran pelaku diketahui membeli bensin disebuah warung di kawasan Kampak. Selanjutnya, pelaku mendatangi korban yang sedang berada dirumah kontrakan.

"Tiba dikontrakan korban, pelaku menyiramkan kebagian lantai yang mengelilingi tubuh korban dan selanjutnya pelaku membakar bensin dengan menggunakan korek api dan hanya mengenai kaki korban,"jelas Johan Wahyudi.

Selanjutnya untuk menghindari kejaran pihak kepolisian pelaku bersembunyi di Kontrakan temanya di Kampung Keramat, Rangkui, Kota Pangkalpinang, dan diamankan pada tempat yang sama pada Senin (23/11/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terpisah saat ditemui rakyatpos.com pelaku hanya bisa tertunduk lesu meratapi kesalahan yang dilakukannya.

"Kami berhubungan (pacaran-red) sudah 6 tahun, saya lakukan ini lantaran cemburu karena Viona punya kekasih selain saya,"kata Rizal.

Dalam upaya percobaan pembakaran ini pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu buah plastik bening, satu buah plastik bekas terbakar, satu lembar celana panjang warna biru motif daun dan bunga, satu lembar baju lengan panjang warna biru.

Atas perbuatannya pelaku harus mendekam di jeruji besi Polsek Tamansari untuk dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat dengan pasal Pasal 353 Ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 351 Ayat (1) KUHP "tutup Kabag OPS. (unt/7)

Diatas Footer
Light Dark