Calon Mahasiswa Entrepreneur Jangan Cengeng

  • Whatsapp
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman berdialog dengan calon mahasiswa program Babel Academy International Council Small Bussines di Hotel Sahid, Pangkalpinang, Sabtu (28/2/2020). (foto: Nurul Kurniasih)

PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memberikan motivasi kepada 100 orang calon mahasiswa program Babel Academy International Council Small Bussines (ICSB) Babel bekerjasama dengan Scholarship Hunter (Schoter) di Hotel Sahid, Pangkalpinang, Sabtu (28/2/2020).

Mahasiswa yang akan kuliah di luar negeri ini, merupakan agen promosi produk UMKM dari Babel untuk menembus pasar internasional.

“Jangan pernah merasa kecil hati untuk bercita-cita, hebat jika kalian bercita-cita kuliah di luar negeri. Tapi ingat, harus menentukan apa gold yang ingin dicapai, apa tujuannya, dan jangan cengeng,” ingat Erzaldi.

Ia menyebutkan, melalui Babel Academy kerjasama dengan Schoter ini, calon mahasiswa akan dilatih dan dibekali berbagai keterampilan dan dibantu dicarikan perguruan tinggi di luar negeri dengan jalur beasiswa.

Baca Lainnya

“Jangan hanya ingin kuliah ke luar karena ingin melihat daerah orang lain, jangan seperti itu, kalau anggap seperti itu tiga bulan kalian pasti pulang, memang ada masa-masa kita rindu pasti ada. Tapi itu ujian, harus dicari solusi, carilah kegiatan positif di sana,” pesannya.

100 orang yang lolos ini, tambah Erzaldi merupakan orang-orang yang tak cengeng dan diharapkan sukses menempuh pendidikan dan juga memasarkan produk UMKM Babel.

“Kuliah sambil membantu masyarakat di Babel, begitu sampai yang utama selain konsen ke pembelajaran, survei pasar dengan baik, kalianlah agent Babel, marketing Babel, selama bisa dijual, lakukan, lakukan tugas ini karena ibadah, niat kita membantu orang,” katanya.

Kegiatan Workshop dan progres tes UMKM Babel Academy ini, merupakan program ICSB Babel untuk menembus pasar dunia, mengingat Babel memiliki berbagai produk UMKM yang bisa dipasarkan di seluruh dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel Elfiyena menambahkan program UMKM Babel Academy ini, diminati sekitar 1.300-an peserta yang mendaftar dan setelah dilakukan serangkaian seleksi akhirnya terpilih 100 orang ini.

“Beberapa waktu lalu, mereka dibekali pemahaman bahasa Inggris, dan hari ini adalah evaluasinya dengan tes TOEFL,” ujarnya.

Setelah siswa ini dinyatakan mantap dan siap, pihak Schoter mencarikan perguruan tinggi yang membuka peluang beasiswa.

“Kalau selama ini kita memanfaatkan dana pemerintah sendiri untuk beasiswa, ini kita manfaatkan dana negara lain, disamping itu kita melalui mereka ini menjual produk-produk unggulan Babel,” bebernya.

Melalui cara ini, Elfiyena yakin, jika produk-produk unggulan Babel yang selama ini hanya dipasarkan di dalam negeri, bisa menembus pasar ekspor.

“Kita yang mendorong mereka sampai masuk ke beasiswa, nanti kita buat komitmen dan mempromosikan usaha kita, ada kertas kerja, sekalian belajar dibiayai negara mempromosikan Babel,” pungkasnya. (nov/10)

Related posts