Bumdes Jeriji dan HKTI Sepakat Dorong Petani

  • Whatsapp
Pertemuan Jajaran Bumdes Batin Jiwat Jeriji, Kecamatan Toboali, dengan HKTI Bangka Selatan terkait sinergitas guna mendorong Petani di desa setempat untuk menanam Jagung Hibrida. (foto: dedy)

TOBOALI – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Batin Jiwat Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggandeng Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bangka Selatan dengan melakukan sinergitas guna mendorong Petani di desa setempat untuk menanam Jagung Hibrida.

Hal tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian petani dengan memanfaatkan lahan persawahan di Desa Jeriji yang tidak ditanami dengan Padi.

“Jadi, kami sudah sepakat dengan Bumdes Jeriji untuk mendorong Petani menanam jagung hibrida,” kata Ketua HKTI Basel, Yopi Jamhar, usai mengadakan sosialisasi rencana penanaman Jagung Hibrida di Kantor Pemdes Jeriji belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk membantu petani dalam hal permodalan dan pemasaran jagung hibrida, pihaknya menggandeng PT. Petro Land Sumatera Indonesia dengan sistem kemitraan.

Baca Lainnya

“Untuk operasionalnya nanti, pihak PT. Petro Land tadi sudah siap untuk bermitra hingga jaminan pemasarannya saat panen nanti, yang akan dituangkan dalam bentuk MoU kepada petani, seperti yang telah mereka paparkan pada saat sosialisasi dengan petani tadi. Sedangkan untuk pembersihan lahan, nantinya kami akan minta bantuan perbankan melalui dana KUR,” lanjut dia.

Direktur Bumdes Batin Jiwat Jeriji, Wiwin Suseno menyambut baik program penanaman Jagung Hibrida yang melibatkan petani secara langsung.

“Ruhnya Bumdes adalah bagaimana bisa mengangkat perekonomian warga di desa dari berbagai sektor, makanya kami sangat menyambut baik program ini. Peran Bumdes nantinya sebagai pemasaran hasil petani dengan bermitra bersama HKTI Basel dan PT. Petro land sebagai penampung sekaligus untuk mencari solusi masalah pembersihan lokasinya. Nanti, Gapoktan dan Poktan semuanya akan kita libatkan seperti sosialisasi tadi,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Desa Jeriji, A Iswandi berharap, agar Bumdes Jeriji bersama HKTI Basel dan PT. Petro land dapat segera mewujudkan program tersebut.

“Program ini, sangat baik untuk meningkatkan perekonomian petani, makanya saya mengajak petani untuk menyambut program ini, apalagi lahan sawah yang bisa dimanfaatkan cukup luas. Saya berharap Bumdes Jeriji bersama dengan HKTI Basel dan PT. Petro Land bisa mewujudkan program ini, supaya bisa berdampak kepada ekonomi petani,” harap dia. (raw/3)

Related posts