Begini Perjalanan WNA Bangladesh Suspect Corona di Bangka

  • Whatsapp
WNA Bangladesh diduga terjangkit Covid-19 saat dievakuasi tim medis. (Foto: Istimewa)

RAKYATPOS.COM BELINYU – Satu orang Warga Negara Asing asal Bangladesh yang mengalami demam, panas tinggi, batuk, mata merah di Masjid Miftahul Ulum, Dusun Air Asam, Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dicurigai terinfeksi vuris Corona atau Covid-19.

Dari data yang didapat, pasien ini berinisial SA berusia 84 tahun, dan belum sempat menetap di Masjid Miftahul Ulum.

Read More

Perjalanan SA bersama enam orang rekannya tiba di Belinyu pada 21 Maret 2020 ba’da Zhuhur dibawa oleh satu orang warga dari Pangkalpinang yang belum diketahui identitasnya, menggunakan mobil Avanza.

Sebelumnya, 7 WNA Bangladesh ini berada di salah satu masjid wilayah Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan menginap selama beberapa hari.

WNA Jemaah Tabligh asal Bangladesh saat diperiksa petugas Puskesmas di Masjid Miftahul Ulum, Belinyu. (Foto: Istimewa)

Mereka tiba di Kota Pangkalpinang pada Jumat 13 Maret 2020 menggunakan pesawat dari Jakarta. Saat tiba, rombongan ini menginap di salah satu tempat di Pangkalpinang selama empat hari. Dan hari Selasa 17 Maret 2020 berada di masjid daerah Batu Rusa, kemudian melanjutkan perjalanan ke Masjid Miftahul Ulum, Belinyu hari Sabtu 21 Maret 2020.

Sorenya, SA yang dalam keadaan sakit diantara tiga rekannya sesama WNA Bangladesh dan 1 orang warga Belinyu ke Puskesmas Belinyu sekira pukul 15.30 Wib.

Dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas, pasien mengalami gejala yang terindikasi tertular Covid-19 diantaranya, demam, batuk-batuk, panas dan mata merah.

Dengan gejala itu, pihak puskesmas merujuk pasien ke RSUD Eko Maulana Ali. Kemudian sekira pukul 16.00 Wib, pasien dibawa ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat menggunakan ambulan didampingi 2 orang temannya asal Bangladesh, 1 orang perawat dan 1 orang sopir ambulan.

Kini, SA sudah ditetapkan statusnya sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dan dirawat di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, setelah dirujuk.

Related posts