Bawaslu Bangka Tengah Tangani 15 Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkada

  • Whatsapp
Robianto, Ketua Bawaslu Bangka Tengah

RAKYATPOS.COM, KOBA – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menangani sebanyak 15 dugaan pelanggaran kampanye Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati 2020.

“Ada 15 pelanggaran yang telah kami tangani. Sebanyak 14 pelanggaran merupakan temuan dan satu merupakan laporan masyarakat,” kata Robianto, Ketua Bawaslu Bangka Tengah dalam siaran pers, Jumat (27/11/2020).

Read More

Dikatakannya, dari 15 kasus dugaan pelanggaran itu terdiri dari 11 kasus ditindak lanjuti dan 4 kasus dihentikan karena tidak memenuhi unsur.

“Empat kasus yang dihentikan ini meliputi tiga temuan dan satu laporan. Sedangkan 11 kasus yang ditindak lanjuti dengan rincian 10 kasus merupakan dugaan pelanggaran administrasi dan satu kasus dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan lainnya,” ungkapnya.

Disampaikanya, pelanggaran administrasi rata-rata ditemukan adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 dan pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Soal adanya satu kasus terkait dugaan tidak netral ASN, sudah disampaikan kepada pihak pemangku kepentingan di Pemkab Bangka Tengah agar ditindak lanjuti sesuai dengan undang-undang ASN,” ucapnya.

Ia menambahkan lebih fokus kepada pengawasan pada masa tenang untuk mengantisipasi pelanggaran khususnya mencegah terjadinya politik uang.

“Ratusan relawan kami kerahkan dari kalangan mahasiswa untuk mengawasi dan memantau selama masa tenang Pilkada 2020 selama tiga hari tanggal 6-8 Desember 2020,” tukasnya. (ran).

Related posts