Bambang Patijaya dan Hendra Apolo Bertarung

  • Whatsapp
Enam orang Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten/kota yang mendukung Calon Ketua DPD I Golkar Babel, Bambang Patijaya saat foto bersama dengan tokoh senior Golkar, Hidayat Arsani, tadi malam. (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG – Perhelatan Musyawarah Daerah V Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Musda DPD Golkar Babel) yang dijadwalkan digelar hari ini, Senin (16/3/2020) di Hotel Bangka City, Kota Pangkalpinang, sepertinya bakal berlangsung seru.

Pasalnya, dua orang kader terbaik partai ini yakni Hendra Apolo yang kini menjabat Ketua DPD I Golkar Babel dan Bambang Patijaya—anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Babel dari Fraksi Golkar, kembali bertarung dalam Musda.

Read More

Sebelumnya, kedua petinggi Golkar Babel ini pernah bertarung juga pada Musda Luar Biasa di kantor DPP Partai Golkar di Slipi Jakarta medio 2018 silam. Dalam Musdalub itu akhirnya menobatkan Hendra Apolo yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Babel terpilih secara aklamasi.

Dan dalam musda hari ini, giliran Bambang Patijaya (BPJ) yang meyakini dirinya bakal terpilih aklamasi. Hal itu karena, mantan Ketua DPD KNPI Babel ini diklaim telah mengantongi sembilan (9) suara peserta musda. Bahkan enam Ketua DPD II Golkar Kabupaten/Kota yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur sudah menyatakan memberi dukungan kepada BPJ untuk menjadi Ketua DPD I Golkar Babel.

Dukungan yang disertai dengan surat pernyataan dari para ketua DPD II Golkar kabupaten/kota itu, disampaikan tadi malam dalam konfrensi pers di kantor tokoh senior Golkar Babel, Hidayat Arsani di Pangkalpinang.

Hidayat yang juga mantan Ketua DPD I Golkar Babel mengaku, ikut turun melakukan langkah konsolidasi partai, lantaran mempertimbangkan kebesaran Golkar menjelang Musda dan Pemilukada Serentak 2020 di empat kabupaten di Babel. Dan hasilnya, mantan Wakil Gubernur Babel ini menyerap aspirasi bahwa enam DPD II Golkar kabupaten/kota ingin memberikan suara kepada BPJ untuk memimpin Golkar Babel kedepan.

“Enam DPD tingkat II, kecuali Bangka Tengah sepakat mendukung BPJ pada Musda ini. Mereka juga sepakat menarik dukungan kepada Hendra Apollo. Dengan begitu, saya sebagai penasehat BPJ dan sebagai senior Golkar sepakat untuk memilih BPJ sebagai ketua. BPJ sudah mengantongi sembilan dukungan suara dan surat (pernyataan dukungan-red) sudah terlampir,” ungkap Hidayat Arsani kepad sejumlah wartawan, Minggu malam (15/3/2020).

Hal itu dibenarkan oleh Ketua DPD II Golkar Pangkalpinang, Irianto Tahor yang mengawali pernyataan dukungan kepada BPJ tersebut. Dia mengatakan, dukungan ini diberikan sesuai dengan instruksi DPP Golkar. Menurutnya, Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Aziz Syamsudin menginginkan BPJ dipilih secara aklamasi dan mereka diminta serta ditugaskan untuk mengawal pemilihan itu.

“Baik itu Hendra Apolo maupun BPJ mereka keduanya kader terbaik Golkar. Tapi kita setuju mengikuti arahan DPP untuk mendukung Bambang Patijaya. Kita menginginkan Partai Golkar Babel besar kedepannya, bila perlu menang Pilkada serentak,” kata Irianto Tahor.

Senada disampaikan Ketua DPD II Golkar Bangka, Rendra Basri. Dia mengatakan pihaknya dalam member dukungan telah membaca dan melihat situasi yang berkembang. Ia menegaskan harus ada satu kesatuan untuk Musda, sehingga pertemuan tadi malam memberikan titik kebersamaan, kesepakatan dan memutuskan memberi kepercayaan sepenuhnya kepada BPJ yang diamanatkan untuk memimpin Golkar Babel.

“Dengan harapan lima tahun ke depan Golkar Babel dapat menyatu kekuatan, membangun sinergi even akan datang seperti Pilkada. Kita harap satu kesatuan menyatu sehingga terjadi aklamasi,” kata Rendra.

Ketua DPD II Golkar Beltim, Jafri pun menjelaskan sudah melihat kemungkinan dan sebelumnya juga telah memberi kesempatan kepada Hendra Apollo untuk memimpin Golkar Babel.

“Sosok BPJ dan juga Hidayat Arsani cukup eksis memajukan Golkar. Kita nilai positif ke depan kader terbaik yang akan memimpin,” tukasnya.

Sedangkan Ketua DPD II Golkar Belitung, Johan Palit menguraikan, keputusan yang diambil merupakan sikap tulus dan jujur mendukung penuh BPJ untuk memimpin Golkar ke depan. Dengan harapan bersama BPJ bisa menyukseskan semua even yang sudah terlihat.

“Tumpuan se-Babel ada pada BPJ dan kami selaku ketua meminta BPJ sepenuhnya membina kami dan bersama Hidayat Arsani. Semoga Golkar ke depan bisa menjadi lebih besar,” tandasnya.

Sementara Ketua DPD II Golkar Bangka Barat, Robin dan Ketua DPD II Bangka Selatan, Marsidi Satar menegaaskan, pihaknya sebagai pemilik hak suara berhak menentukan mendukung calon ketua DPD I Golkar Babel. Namun lantaran pada titik akhir tadi malam, mereka harus menyatakan sikap seperti apa yang diinginkan DPP.

“Kita berharap nanti dukungan ini bisa memberi warna dan kesuksesan lebih dari kepemimpinan sebelumnya. Ketika musda selesai kita harap Golkar tetap solid dan even besar akan kita jalani. Siapa saja ketua memiliki tanggung jawab dan tugas berat. Kita inginkan perubahan kearah lebih baik. Kita berjiwa besar menyerahkan amanat ini ke BPJ. Kami semua yang hadir, siap mendukung BPJ menjadi ketua DPD Golkar,” tutup Marsidi.

Dikesempatan sama, seiring dengan deklarasi dukungan yang disampaikan enam ketua DPD II Golkar kabupaten/kota itu, Bambang Patijaya yang ikut hadir tadi malam meminta sahabatnya Hendra Apolo bersama-sama menjaga keutuhan Golkar di Babel. BPJ mengaku sudah mengumpulkan 9 suara dari 13 suara keseluruhan peserta musda.

“Saya meminta rekan sahabat Hendra Apollo untuk legowo dan terbuka menjaga keutuhan partai seiring sejalan, menjaga soliditas dalam menghadapi Pilkada 2020. Saya menyatakan siap mengemban dan menjalankan tugas. Tidak ada lagi waktu kita bersikap tidak jelas. Kontestasi ini sudah biasa, dinamika di Partai Golkar. Bagaimana bersama menyongsong pilkada 2020,” ujarnya.

BPJ juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan DPD tingkat II terhadapnya pada kontestasi Musda Golkar kali ini. Menurutnya, setelah ini banyak tugas kedepan bahkan tugas berat dan PR untuk memenangkan Golkar dalam Pilkada.

“Itu tugas yang harus kita laksanakan. Kita terus berbenah, kita sejak awal menawarkan aklamasi kepada beliau. Tawaran itu tetap dari hati yang paling dalam, kami ingin Partai Golkar tetap solid. Melalui kompromi kita tidak ada masalah,” tukasnya. (bum/1)

JustForex

Related posts