2 Pelajar SMA dan 1 ABK Kapal Keruk Positif Covid-19

  • Whatsapp
Petugas mengambil sampel darah saat dilaksanakannya rapid test massal di Kabupaten Bangka, Kamis (4/6/2020).(foto: Riski Yuliandri)

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah. Kamis (4/6/2020), ada tiga pasien terkonfirmasi terpapar virus Covid-19.

Tiga pasien tersebut yakni SH (16) dan WS (17) berstatus pelajar dan 1 orang laki – laki berinisial JH (37) warga Kecamatan Sungailiat yang merupakan ABK Kapal Keruk Singkep PT Timah.

“Tiga kasus terkonfirmasi ini merupakan dua orang pelajar yang mau masuk asrama di Pemali dan satu orang warga Sungailiat yang juga ABK kapal keruk,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra dalam siaran persnya, Kamis sore.

Dia menjelaskan, saat ini di Kabupaten Bangka tercatat ada 16 kasus positif Covid-19 dimana dari jumlah itu dinyatakan sembuh 3 orang dan sisanya masih dalam perawatan.

Baca Lainnya

“Sejauh ini ada 16 terkonfirmasi, tiga sembuh. Semoga hasil swabnya nanti negatif selama karantina. Untuk klaster di Kabupaten Bangka ini ada klaster Gowa, Temboro, kapal keruk dan klaster Jakarta,”ujar Boy.

Upaya yang dilakukan gugus tugas, kata dia adalah dengan bekerjasama dengan PT Timah untuk memutus mata rantai Covid -19 maka akan dilakukan rapid tes untuk semua murid dan swab akan dilakukan bagi 96 murid. Selain itu, akan dilakukan penyemprotan desinfektan di lokasi temuan pasien positif.

“Untuk memutus mata rantai akan dilakukan swab bagi 96 siswa dan siswa lainnya akan dilakukan rapid tes. Selain itu akan dilakukan penyemprotan desinfektan juga,” jelas Boy.

Dia mengatakan 2 siswi yang dinyatakan positif Covid -19 ini bukan 2 orang pelajar yang sempat di isolasi di RS Medika Stannia Sungailiat, namun hasil tracking dari kedua siswi yang menjalani isolasi tersebut.

“Bukan yang kemarin reaktif. Dari kedua orang ini saat itu dilakukan tracking dan ada sembilan pelajar yang dilakukan swab dan dua orang terkonfirmasi positif,”jelasnya.

Dia menambahkan pihaknya sudah melakukan rapid tes di Gedung Serbaguna Kecamatan Pemali terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan salah satu pasien positif.

“Hasil rapid tes hari ini tadi, alhamdulillah negatif semua. Kita juga akan melakukan rapid tes juga di daerah Bukit Betung (Sungailiat-red). Untuk itu bagi masyarakat yang merasa atau pernah kontak dengan pasien untuk ikut rapid tes ini,” tegas Boy.(2nd/mla)

Related posts