Zuristyo : Kerukunan Modal Utama Menggapai Kerukunan Umat

  • Whatsapp

Caleg DPR-RI

PANGKALPINANG – Caleg DPR-RI nomor urut 1 Partai NasDem dari Dapil Bangka Belitung Zuristyo Firmadata mengatakan, meningkatnya suhu politik jelang Pileg dan Pilpres 17 April 2019, tak akan merubah sikap harmoni sosial masyarakat Babel dalam menjaga kesejukan dan keamanan selama proses demokrasi berjalan.

Sambungnya, pesta demokrasi lima tahunan yang kian dekat harus disikapi dengan baik. Ia mempunyai keyakinan pemilih di Bangka Belitung (Babel) tidak akan terpengaruh isu yang bersifat provokatif, Khususnya isu-isu SARA yang merusak kedamaian Babel.

” Selama ini masyarakat Babel bisa menjaga kerukunan dan menjaga harmonisasi dalam kehidupan sehari-hari walau berbeda latar belakang, dan ini sebuah aset yang luar biasa. Orang luar kagum dengan kita, karena tidak banyak daerah dengan karakter sosial seperti Babel. Ini jadi modal sosial dan nilai lebih kita dimata investor dan pihak luar,” ujarnya.

Perbedaan politik menjelang Pemilu ini menurutnya hal yang wajar karena setiap orang punya aspirasi. Namun perbedaan itu tidak perlu diperuncing apalagi sampai menimbulkan konflik.

“Alhamdulillah sampai sekarang suasana politik kita di Babel sejuk. Perbedaan politik cukup diselesaikan di bilik suara TPS. Dan saya yakin setelah pemilu Babel tetap sejuk damai karena masyarakat kita sudah berpengalaman menghadapi event politik,” ucap pria yang akrab disapa Bang Tyo.

Dalam berbagai kesempatan Bang Tyo mengaku sering mengingatkan agar masyarakat menjaga tali silaturrahmi dalam kondisi apapun, terlebih dalam pesta demokrasi.

“Dalam pesta demokrasi selalu prioritaskan persatuan dan kesatuan, jaga stabilitas keamanan agar agenda demokrasi kita sukses dan pembangunan berjalan lancar,” pesannya.

Jika ada masalah, pengusaha kelahiran Mentok ini mengajak semua elemen masyarakat untuk menyikapinya dengan bijak dan tidak mengedepankan emosi. Utamakan komunikasi dan silaturrahmi.

” Para tokoh agama, tokoh masyarakat mempunyai peranan penting dalam menjaga keharmonisan di Negeri Serumpun Sebalai (Babel). Saya yakin semua cinta damai, dan mari kita sambut pesta demokrasi ini dengan kesejukan hati,” ajaknya.

Sebagai putra asli Babel, Bang Tyo mengaku bangga dengan harmoni sosial masyarakat Babel. Harmoni indah ini menurutnya bisa menjadikan Negeri Serumpun Sebalai sebagai miniatur Indonesia.

“Babel ini etalase Indonesia. Beragam suku, agama, ras dan golongan bisa hidup berdampingan rukun menciptakan harmoni indah. Kita punya “Tongin Fang in Jit Jong”, sebuah akulturasi sosial budaya yang luar biasa, ini sangat membanggakan kita orang Babel,” ucapnya. (rev/7)

Related posts