YLKI : Penumpang Bebas Pilih Transportasi Bandara

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rachmad Jaya mengatakan penumpang udara yang baru mendarat atau akan berangkat berhak memilih jenis transportasi umum yang ada di bandara di daerah itu untuk ditumpanginya.

“Konsumen itu berhak memilih produk barang dan jasa seperti halnya angkutan umum, karena itu ada dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, apalagi tarifnya jelas dan kendaraan serta sopirnya resmi berbendera perusahaan,”ujar Rachmad kepada wartawan, Selasa (17/1/2017).

Ia mengatakan, jika semakin banyak pilihan angkutan umum di bandara, maka mereka akan semakin kompetitif dalam berbagai hal seperti memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumen.

“Apalagi angkutan tersebut resmi, jika diumpamakan barang artinya sudah SNI. Untuk itu biarkan konsumen menentukan pilihan dan pilihan itu ada di bandara,” jelasnya.

Menurut Rachmad, mengenai adanya informasi angkutan resmi yang tidak bisa menjemput konsumen di bandara, seharusnya pihak bandara ada keterbukaan dan melakukan sosialisasi apa yang menjadi penyebabnya.

“Kalau memang informasi itu benar, ada apa kok yang resmi dan jelas tidak bisa masuk, sejauh mana dengan UU Anti Monopoli?. Apakah tidak bisa masuk ke lokasi karena belum cukup lokasi parkirnya atau ada penolakan sepihak. Kalau memang adanya tekanan, maka pihak tertentulah yang harus menyelesaikannya,” jelasnya.

Sementara Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung, Bambang Patijaya mengatakan dengan telah beroperasinya terminal baru Bandara Depati Amir, maka juga harus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan orang dalam berkunjung ke Pulau Bangka, termasuk transportasi umum yang juga tentu harus dipikirkan.

“Karena penumpang udara yang baru mendarat maupun akan berangkat harus memiliki pilihan dalam bepergian menuju atau keluar dari bandara. Hal ini harus dipikirkan. Dengan banyak nya pilihan transportasi umum, masyarakat dapat menentukan sendiri pilihannya dan dapat mengatur biaya transportasi sesuai dengan kantongnya,”katanya.(bum/10)

Related posts