Yayasan Sebubung Babel Gelar Bukber Hingga Wisuda TK/TPA

  • Whatsapp
Anak-anak SDIT Al- Mansur Balunijuk Kecamatan Merawang foto bersama di sela-sela Wisuda Peserta didik TK/TPA Al – Mansur dan Wisuda Tahfiz Juz 29- 30 SDIT Al Mansur Balunijuk, Sabtu (25/05/2019).(foto: istimewa).

PANGKALPINANG – Momentum Bulan Ramadhan 1440 H dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, termasuk Yayasan Sedulang Sebubung Bangka Belitung (Babel), Sabtu (25/05/2019), menggelar berbuka puasa bersama (Bukber), Tablig Akbar, penyerahan 50 paket sembako kepada para dhuafa di halaman sekolah SDIT Al- Mansur Balunijuk Kecamatan Merawang.

Kepala Sekolah, SDIT Al Mansur Balunijuk, Ustad Ali Mutaqin mengatakan kegiatan, tersebut juga dibarengi hingga kegiatan prosesi Wisuda peserta didik TK/TPA Al Mansur dan Wisuda Tahfiz Juz 29- 30 SDIT Al Mansur Balunijuk.

Disampaikannya, kegiatan ini dihadiri 500 orang termasuk para undangan. “Kami bersyukur, karena kegiatan ini dapat berjalan lancar, bahkan penuh keharuan saat menyaksikan momentum wisuda Tahfiz anak-anak SDIT Al Mansyur yang tentu saja sudah berusaha menghafal Al-Qur’an Syeikh Ihda Hamdan dari Palestina pun juga tak mampu membendung air matanya teringat bagaimana anak-anak di negaranya di Palestina harus mendapatkan perlakuan dari kekejaman zionis Israel setiap hari, tetapi tetap berusaha menghafal Al -Qur’an meski tidak pernah dirayakan atau dilakukan prosesi wisuda semeriah yang dirasakan anak-anak SDIT Al-Mansur Balunijuk,” katanya.

Ia menyampaikan, dengan upaya yang telah dilakukan selama ini, Ustad Ali Mutaqin lembaga pendidikan yang dikelolanya akan benar-benar mampu dan banyak mencetak para penghafal Al-Qur’an yang berakhlak Qur’ani.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, sponsor yang telah ikut mensukseskan acara ini, yakni antara lain kepada PT. Timah, Baznas Babel, Baznas Kabupaten Bangka, Bank Sumsel Babel, Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Bank Sumsel Syariah, dan lainnya.

“Alhamdulilah begitu banyak yang telah ikut memberikan bantuanya, bahkan di luar dugaan. Semoga apa yang telah diberikan ini, kami do’akan usahanya semakin lancar, rezekinya terus mengalir dan berkah,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Syeikh Ihda Hamdan yang juga penghafal Al-Qur’an mengajak kepada para orang tua untuk terus mendidik anak-anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an dan berakhlak Al-Qur’an. Karena hanya anak-anak yang soleh dan penghafal Al-Qur’an inilah yang akan bisa memakaikan jubah dan mahkota syurga di kepala kedua orangntuanya di akhirat kelak sebagai hadiah langsung dari Allah SWT untuk hamba-hambanya yang mencintai Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah penyembuh penyakit bagi orang-orang yang sakit. Yakinlah dan pendomani hidup dengan Al-Qur’an, karena sekarang ini banyak orang yang justeru dari yahudi, nasrani yang membandingkan kitab mereka yang sangat berbeda dengan Al-Qur’an. Bahkan semakin banyak yang menyakini bahwa perkataan Al Qur’an bukan dari manusia tapi langsung dari Allah SWT,” terangnya.

Karena inilah, sambung dia, tak sedikit pula yang akhirnya memeluk Islam sebagai agamanya. “Berdoalah agar kita bisa berjumpa di Baitul Maqdis atau tempat lainnya, dan berdoalah agar hati kita selalu terjaga dengan Al-Qur’an,” ajak Syeikh Ihda Hamdan. (ran/3).

Related posts