Wujudkan KLA, Pemkab Bangka Gandeng Swasta

  • Whatsapp

SUNGAILIAT- Pemkab Bangka melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk terlibat menjadikan Bangka sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Dengan adanya bantuan CSR dari berbagai perusahaan akan mempercepat dan membantu program pemerintah dalam membuat ruang bagi anak-anak di desa.
Kalau di Sungailiat kita ada taman kota dan hutan kota, jadi nanti kita akan minta CSR kepada perusahaan untuk desa-desa,” kata Sekretaris DP2KBP3A Bangka, Boy Yandra, Jumat (10/5).

Menurut Boy, keberadaan tempat bermain ataupun aktivitas anak-anak merupakan salah satu indikator penilaian agar menjadi daerah KLA. “Salah satu indikatornya harus ada ruang bermain buat anak-anak. Kita sudah ada di taman kota dan hutan kota sungailiat,” tambahnya.

Selain tempat bermain anak, Boy juga mengatakan dalam waktu dekat akan membuat regulasi perda perlindungan hak anak. “Kita juga dapat masukan dari tim penilai KLA, makanya dalam waktu dekat ini kita akan membuat perda perlindungan anak,” terangnya.

Boy menambahkan pihaknya juga akan melibatkan anak dalam mengambil keputusan ataupun kebijakan pemerintah melalui forum anak yang sudah dibentuk. “Nanti anak-anak juga kita libatkan dalam memutuskan kebijakan-kebijakan pemerintah sehingga aspirasi mereka juga dapat tersampaikan,” katanya.

Mantan Kabag Humas Setda Bangka ini berharap agar regulasi dan pendukung lainnya untuk menjadikan Kabupaten Bangka sebagai daerah layak anak dapat terpenuhi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menjadi daerah layak anak,” harapnya.(mg419/10)

Related posts