Water Boom Manggar Kebanjiran Pengunjung

  • Whatsapp
Sepekan libur sekolah, Water Boom Sungai Manggar di bawah pengelolaan BUMDes Mekar, dipadati ratusan warga, terutama anak-anak. Bahkan sejak dibuka satu minggu yang lalu, Senin (30/12/2019), Water Boom di eks lokasi pasar Mekar Jaya Manggar ini, sudah memperoleh pemasukan hingga ratusan juta rupiah.(foto: istimewa)

Di Bawah Pengelolaan BUMDes Mekar

Manggar – Sepekan libur sekolah, Water Boom Sungai Manggar dipadati ratusan warga, terutama anak-anak. Bahkan sejak dibuka satu minggu yang lalu, Senin (30/12/2019), Water Boom di eks lokasi pasar Mekar Jaya Manggar ini, sudah memperoleh pemasukan hingga ratusan juta rupiah.

Muat Lebih

Kepala Desa Mekar Jaya Syamsudin mengatakan, sejak dibuka water boom selalu diserbu oleh warga. Momen libur sekolah dan akhir tahun dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga.

“Ramai terus beberapa hari belakang ini. Ratusan warga berkunjung, karena masih baru terus waktu pembukaannya pas dengan libur sekolah,” ujar Syamsudin.

Syamsudin mengungkapkan, pemasukan paling banyak diperoleh saat hari ketiga sejak pembukaan Rabu (1/1/2020) yakni mencapai Rp 31 juta. Dalam tiga hari saja water boom bisa mengantongi Rp 50 juta lebih.

“Rata-rata sehari Rp 15 juta-lah pemasukannya. Kalau satu minggu ini bisalah ratusan juta, tanggal 1 Januari kemarin yang paling ramai, cuman kita belum hitung yang hari ini,” ungkap Syamsudin.

Dengan biaya pembuatan yang mencapai kurang lebih Rp 800 juta, Syamsudin optimis dalam dua tahun Water Boom Sungai Manggar berada di bawah pengelolaan BUMDes Mekar itu, akan kembali modal atau return of investment.

“Ini kan akan jadi asset desa. Terus belum lagi pembukaan lapangan kerja, ada sekitar 20 orang warga yang kita libatkan untuk sementara mengelola water boom itu belum termasuk yang kantin sama pengelola parkir kendaraan,” jelasnya.

Ke depan Desa Mekar Jaya akan menambah wahana kolam renang untuk dewasa di lokasi water boom. Selain itu, di lokasi eks Pasar Mekar Jaya juga akan dibangun gedung pertemuan.

“Sekitar mangrorove itu juga akan kita kembangkan budidaya kepiting soka dengan pola intensive. Terus dermaga di bawah jembatan itu juga akan kita buatkan lokasi kapal yang disewakan untuk susur sungai Manggrove,” ujar Syamsudin.

Ia berharap adanya wahana water boom dan pengembangan lainnya akan menunjang kemajuan pariwisata di Kabupaten Beltim.

“Kita ingin adanya water boom akan menambah kunjungan wisatawan, terumata local. Terus juga untuk mengambangkan destinasi wisata di sepanjang sungai Manggar,” harapnya. (yan/kmf/3)

Pos terkait