Waspadai DBD dan Malaria

  • Whatsapp

Mulai jadi Ancaman Masyarakat
Kadinkes: Banyak yang Terjangkit

Pangkalpinang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Babel, Mulyono Susanto, mengimbau agar masyarakat Babel dapat menjaga pola hidup sehat dan mewaspadai terjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD), yang kini menyerang tak saja pada musim penghujan.
“Sejak September, kita mulai waspada DBD, cukup banyak yang terkena, tetapi kemudian ternyata tak saja di musim hujan, biasanya hingga akhir Mei itu sudah mulai hilang, namun sampai saat ini masih ada,” kata Mulyono, belum lama ini.
Ia melihat, siklus DBD yang tak saja menyerang pada musim hujan, namun juga pancaroba dan musim kemarau, membuat masyarakat harus tetap waspada.
“Memang cuaca berubah, ya mungkin kita perlu waspada terhadap kasus demam berdarah, yang kita harapkan dalam dieliminir,” ulasnya.
Selain DBD kaitannya, malaria juga masih menjadi ancaman masyarakat, karena disebabkan oleh nyamuk, dan karena kondisi lingkungan.
“Kami berupaya eliminasi malaria di kabupaten Bateng, tim akan segera turun untuk menilai apakah sudah bisa masuk eleminasi malaria, kita harap tahun ini Bateng sudah bebas malaria, tinggal Babar,” tambahnya.
Sementara penyakit menular lainnya, juga tetap diwaspadai, terutama yang disebabkan oleh virus yang cepat menyebar atau menular.
“Kita waspada penyakit yang disebabkan pola hidup yang tidak sehat, karena yang muncul virus, pola hidup sehat harus ditingkatkan,” ajaknya.
Contoh pola hidup sehat yang sederhana, lanjut dokter gigi ini, adalah mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan, dan mengkonsumsi makanan yang sehat, serta berolahraga yang teratur.
“Masyarakat kita harus menyadari pentingnya pola hidup sehat ini, agar ketahanan tubuh juga lebih kuat dan terhindar dari berbagai penyakit,” tutupnya. (nov/6)

Related posts