Warga Perlang Tuntut Robohkan Tower

No comment 792 views

TOWER TELEKOMUNIKASI – Menara atau tower milik salahsatu perusahaan provider inilah yang dicemaskan warga Dusun Nadi 4 Desa Perlang lantaran memancing kilat disertai petir saat hujan turun. Tampak tower berdiri tegak diatas lahan eks Koba Tin yang tak jauh dari pemukiman warga. (Foto: Tamimi)

Sering Terjadi Petir saat Hujan

LUBUK BESAR – Sejak menara tower telekomunikasi berdiri menjulang di wilayahnya, warga Dusun Nadi Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah mulai dilanda kecemasan saat turun hujan lebat.

Pasalnya, tower yang didirikan di lahan eks Kobatin memancing sambaran kilat menjadi lebih intensif dan sangat mencekam. Bahkan sejumlah peralatan elektronik milik masyarakat yang tinggal tidak jauh dari bawah tower itu tidak sedikit yang tersambar petir sehingga rusak.
Selain khawatir atas keselamatan jiwa, warga juga mengeluhkan tidak ada pihak yang mau bertanggungjawab bahkan mengakui sebagai pemilik tower.
Sekretaris Desa Perlang, Yani Basaroni kepada rakyatpos.com, Selasa menyesalkan keberadaan tower provider yang disinyalir tidak bertuan lantaran tidak ada yang mengaku sebagai pemilik saat ditanya.

“Mereka pelaku usaha provider tidak satupun yang mengakui bahwa tower itu milik mereka,” ujar pria yang dipanggil Roni itu.
Atas kejadian ini, pihaknya bersama perangkat desa sudah pernah mendatangi counter Telkomsel, Indosat dan XL di Jalan Koba Pangkalan Baru.

“Saat ditemui staf atau pihak berwenang tidak ada satupun yang mengakui. Kami juga telah mengkonfirmasi secara lisan kepada dinas terkait, meminta agar ditindak lanjuti laporan warga, namun hingga sekarang belum ada sikap,” ungkapnya.

Ditegaskannya, jika keberadaan tower provider itu memang tak bertuan, maka sebaiknya di bongkar atau dirobohkan.
“Kalau tower itu masih berdiri, jelas petir akan menghantam kemana mana. Saat ini memang tidak ada korban jiwa, namun seandainya ada korban jiwa akibat pantulan petir radius 100 meter, lantas siapa yang bertanggungjawab,” kesalnya.
Roni juga mempertanyakan soal perizinan menara tower yang sudah berdiri sejak 2-3 tahun itu.
“Izinnya saja kami meragukan. Siapa yang terlibat mendirikan tower ini, maka harus bertanggungjawab. Kepada warga Dusun Nadi diharapkan bersabar. Jangan gegabah, lihat etikat baik dari pemilik tower tersebut, ada nggak tanggapannya,” tukasnya. (ran/6)

No Response

Leave a reply "Warga Perlang Tuntut Robohkan Tower"