by

Warga Namang Panen Jamur Termahal di Indonesia

Zaiwan, Warga Desa Namang, Bangka Tengah sedang panen jamur pelawan di Kawasan Hutan Pelawan Namang. Dalam satu hari mencapai 7 kilogram jamur yang dihasilkan warga, Rabu (7/3/2018).(foto: tamimi).

Harga Per Kg Capai Jutaan Rupiah

KOBA – Warga Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah saat ini melakukan panen jamur termahal di Indonesia. Jamur pelawan yang tumbuh sangat tergantung dengan kilatan petir tersebut harganya mencapai jutaan per kilogram dan bisa dikatakan harga jamur tertinggi di Indonesia.

Zaiwan, warga Namang sekaligus Ketua Pengelola Hutan Pelawan mengatakan sebanyak 7 kilogram dalam satu hari panen. Warga pun katanya tidak sulit mencari jamur atau kulat (bahasa Bangka-red), cukup dicari disela-sela kayu pelawan di kawasan hutan pelawan Namang.

“Kalau saat ini, kami mudah menemukan jamur pelawan karena lagi masa panen. Cari saja disela-sela pohon pelawan. Maka, langsung kita temukan jamurnya,” ungkapnya.

Dikatakannya, jamur yang telah dipanen ini bisa dikonsumsi langsung dengan cara dimasak atau dijemur terlebih dahulu. Baik jamur basah maupun kering, bisa dikonsumsi sesuai selera.
“Jamur yang sudah kita petik ini bisa kita masak langsung atau jemur dulu baru masak. Enggak apa-apa, dua-duanya bisa dicoba,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk jamur basah dijual dengan harga ratusan ribu per kilogram. Sedangkan jamur kering dijual dengan harga mencapai jutaan rupiah per kilonya. Makanya, dikatakan Zaiwan jamur pelawan Namang ini adalah jamur yang memiliki harga tertinggi di Indonesia.

“Bayangkan saja, satu kilogram jamur pelawan kering bisa laku dijual seharga Rp1 juta per kilogram. Cuma, jamur kering seukuran satu kilogram cukup banyak karena lebih ringan, namun tetap tinggi minat masyarakat terhadap jamur pelawan ini baik yang kering maupun yang basah,” tukasnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU