Warga Lenlistrik Desak PT Wings Pindah

  • Whatsapp
Tampak warga berada di samping gudang PT Wings menyelamatkan harta benda dari dalam rumah mereka, khawatir api yang semakin membesar menjalar ke perumahan warga. (foto: Koko Sadmoko)

Sering Timbulkan Masalah

Kebakaran gudang PT Wings di Jalan Len Listrik Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang, Jumat (24/5/2019) berbuntut panjang.
Warga sekitar yang tinggal berdekatan dengan gudang Wings bergegas panik mengeluarkan harta benda dari rumah mereka khawatir api menjalar.
Salah satu warga mengutarakan sejak PT Wings di jalan Len Listrik Pangkalpinang didirikan banyak permasalahan yang ditimbulkan.
Mulai masalah limbah industri yang mencemari sumur warga, menjadi penyebab banjir akibat tumpahan air dari atap pabrik, hingga polusi udara dari pembakaran.
“Sejak berdiri pabrik Wings di daerah selalu bikin masalah. Kami yang paling dekat tidak pernah diminta persetujuan,” kata Yuk Lis yang rumahnya berada persis samping Pabrik Wings.
Hal senada disampaikan oleh ibu rumah tangga lainnya Febi yang rumahnya berdempetan dengan tembok pabrik Wings. Ia bersama saudara dan tetangga lainnya sempat melayangkan protes terkait aktivitas pabrik terkait limbah industri yang ditimbulkan. Mulai dari polusi udara saat dilakukan pembakaran, hingga pada polusi air.
Sambungnya, sejak ada pabrik Wings sumur saudaranya yang berada samping rumahnya tidak berani lagi untuk dikonsumsi. Penyebabnya tak lain karena adanya bau wewangian produk dari pabrik, bahkan pernah satu keluarga mengalami diare akibat menggunakan air sumur.
“Dulu kami tidak pernah mengalami banjir. Tapi sekarang kalau hujan lebat, rumah selalu tergenang air akibat limpahan air hujan dari atap pabrik. Belum lagi masalah pembuangan air lewat drainase depan jalan sangat kecil, sehingga air meluber dan berbusa, nah luberan air itu resapan airnya masuk ke sumur,” kesalnya.
“Kalau begini terus kami minta pihak yang terkait untuk tinjau ulang keberadaan izin pabrik Wings. Jelas kami sangat terganggu dan dirugikan. Supaya tidak timbulkan masalah dikemudian hari lebih baik pabrik ini ditutup saja, pindah ke lokasi industri (Ketapang-red) bukan berada di pemukiman penduduk,” harapnya. (rev/6)

Related posts